Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya
Pencarian
BTN Care Form
Pengaduan
Pertanyaan / Pernyataan
BTN Care

Displaying results 1641-1650 (of 1820)
 |<  <  161 - 162 - 163 - 164 - 165 - 166 - 167 - 168 - 169 - 170  >  >| 
Pertanyaan:
17/03/2004 - Mohon penjelasan untuk menggunakan fasilitas pinjaman Real Cash, apa syarat-2nya, apakah bisa melalui media ini atau telepon Terima kasih.
Jawaban:
1. Real Cash adalah fasilitas pinjaman yang dapat dicairkan sewaktu-waktu bila dibutuhkan (stand-by loan). 2. Ketentuan : · Agunan kredit adalah agunan KPR atau kredit perorangan lainnya yang ada di Bank BTN. · Dapat ditarik melalui ATM dan loket kantor cabang Bank BTN. · Maksimal Kredit s.d. Rp. 50 juta. · Penggunaan bebas · Pembayaran maksimum 6 % dari tagihan, atau minimum Rp. 50.000,- · Jangka waktu kredit 1 tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis oleh bank · Iuran tahunan Rp. 150.000,- diskon 50 % untuk tahun pertama. · Bebas biaya proses 3. Saudara dapat mengajukan aplikasi Real Cash di seluruh Cabang BTN namun untuk memudahkan administrasi dan prosesnya sebaikknya diajukan ke Bank BTN tempat saudara memiliki KPR.

Pertanyaan:
17/03/2004 - 1.Perhitungan KPR. Apa rumus yang dipakai dalam perhitungan KPR? Kok terjadi perbedaan dalam cicilan yang dibayar dengan perhitungan standar (Annuitas) Contoh : KPR 60 juta, Interest 16 % selama 5 Tahun (BTN/bulan=Rp1,527,046.68 ; Standard/bulan=PMT(rate,nper,pv,fv)=Rp1459,083.43) Tolong Penjelasannya
Jawaban:
1. Angsuran yang dipakai di BTN adalah angsuran dengan sistem anuitas tahunan, artinya angsuran per tahun tetap, sedangkan komposisi antra angsuran pokok dan angsuran bunga akan disesuaikan setiap hari ulang tahun akad kredit KPR Saudara. 2. Formula angsuran Bank BTN adalah : (Maksimal Kredit x constanta Anuitas)/12 3. Constanta anuitas bisa di lihat ditabel anuitas dengan mencocokkan kolom jangka waktu dan tingkat suku bunga.

Pertanyaan:
17/03/2004 - Saya ingin membeli tanah dan mendirikan bangunan di atas tanah yang telah dikapling2 oleh pemilik perseorangan.Saya ingin mengajukan kredit dan telah membaca persyaratan untuk mendapat KGU, namun ada hal yang belum jelas yaitu 1. Terdapat persyaratan yaitu dilengkapi fasilitas listrik dan air minum yang telah berfungsi dengan baik. Sementara saya baru ingin mendirikan bangunan yang sudah pasti belum ada kedua fasilitas tsb, bagaimana maksudnya ? 2. Selain SHM, IMB persyaratan administrasi/dokumen apalagi yang harus dilengkapi ? 3. Dapatkah mengajukan kredit tsb ditangani oleh orang lain atas nama saya ?
Jawaban:
1. Berdasarkan isi pertanyaan Saudara maka fasilitas kredit yang dapat dimanfaatkan Saudara bukan KGU namun Kredit Swa Griya (KSG). 2. Kredit KSG : a. Kredit yang diberikan untuk membiayai pembangunan rumah diatas tanah yang telah dimiliki oleh pemohon. b. Persyaratan tanah dan rumah - Luas tanah bebas. - Bangunan terletak diwilayah pemukiman marketable yang sudah dilengkapi sarana dan prasarana lingkungan serta bebas banjir. - Legalitas Tanah minimal Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) - Bangunan : (i) Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan (ii) Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah. c. Ketentuan Kredit - Pinjaman yang dapat diberikan s/d Rp. 1 milyar - Penetapan Maksimum Kredit 90 % dari nilai taksasi bank atas RAB - Maksimal Jangka Waktu 15 tahun - Suku Bunga mengikuti bunga pasar, Jangka Waktu Bunga Kredit Swa Griya (jw sd 5 Th) 16.00 %, Kredit Swa Griya (jw 5< sd 10 Th) 16.50 % dan Kredit Swa Griya (jw > 10 Th) 17.00 % 3. Fasilitas listrik, air minum dll merupakan kebutuhan dasar setiap penghuni rumah dan berkaitan dengan nilai jual rumah sehingga sifatnya wajib. Untuk lokasi perumahan baru biasanya lebih lunak yaitu minimal jaringan listrik dan air minum sudah ada di lokasi tersebut, sedangkan persyaratan listrik dan air minum bisa diproses sambil jalan, yang penting sudah ada ijin prinsip dari PLN dan PDAM dengan melampiri kwitansi pembayaran listrik dan PDAM. Bila PDAM belum ada bisa memanfaatkan air tanah asal memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Pertanyaan:
17/03/2004 - Saya mengambil KPR tahun 2002 dengan suku bunga 19.5%, apakah suku bunga untuk tahun-tahun mendatang tetap karena sampai awal tahun 2004 ini cicilan jumlahnya tetap? Apa arti anuitas tahunan, apa suku bunganya tidak akan mengikuti pasar dan fixed sampai akhir masa kredit, tolong di beri penjelasan cara menghitung cicilan?
Jawaban:
a. Sesuai dengan perubahan suku bunga seharusnya KPR Saudara telah mengalami penurunan dua kali yaitu per 1 November 2003 menjadi 18,5% dan per 1 Maret 2004 menjadi 17,5%. Bila angsuran KPR Saudara belum berubah sebaiknya tanyakan ke Cabang BTN terdekat. b. Suku bunga anuitas tahunan artinya setiap bulan tetap dan angsuran untuk bunga akan disesuaikan minimal setahun sekali pada saat ulang tahun realisasi kredit. c. Suku bunga bisa berubah menyesuaikan kemampuan pendanaan BTN namun bila kondisi ekonomi tidak ekstrim biasanya perubahan bunga tersebut tidak terlalu significant. d. Rumus angsuran perbulan : (Maksimal kredit atau sisa pinjaman x constanta anuitas) dibagi 12 e. Constanta anuitas bisa dilihat ditabel anuitas dengan mencocokkan antara baris jangka waktu kredit dan kolom tingkat suku bunga.

Pertanyaan:
17/03/2004 - Saya ingin menanyakan syarat2 untuk KGM, apakah diperkenankan menggunakan agunan rumah & tanah atas nama orang tua? Bagaimana jika menggunakan Surat Hibah, karena saya saat ini masih dalam pengurusan di Notaris, bolehkan saya mengajukan KGM saat ini sebelum akta hibah tersebut selesai (Insya Allah pada saat AKad sudah saya selesaikan). Dan bolehkan bila Agunan tersebut berada di Bandung namun karena saya bekerja di Jakarta proses kreditnya di BTN Jakarta? terima kasih.
Jawaban:
1. Kredit Griya Multi : a. Peruntukan Kredit yang diperuntukkan kepada pemohon yang telah memenuhi syarat untuk berbagai keperluan pembiayaan dengan agunan tanah dan bangunan berupa rumah tinggal atau Rumah Usaha/Ruko. b. Maksimal Kredit - Untuk agunan rumah tinggal : 75% dari taksasi pasar wajar. - Untuk Agunan Apartemen, Rumah Usaha/ Rumah Toko (Ruko)/ ...Rumah Kantor (Rukan) : 60% dari taksasi pasar wajar. c. Rumah yang dapat dijadikan obyek KGM - Bangunan rumah tersebut dibangun diatas tanah milik pemohon atau suami/istri pemohon berdasarkan surat/ buku nikah. - Tanah dan bangunan tersebut dilengkapi dengan, - Bangunan : Terdapat Ijin Mendirikan Bangunan, Rumah berikut tanahnya yang akan dijadikan agunan KGM adalah milik pemohon, milik istri/suami pemohon (berdasarkan surat nikah), atau anak pemohon. d. Status Kepemilikan Tanah : - Untuk bangunan rumah tinggal, Ruko, Ruha, Rukan : SHM atau SHGB dan tidak sedang diikat sebagai agunan atau beban-beban apapun untuk kepentingan pihak lain. - Untuk bangunan Apartement/ Rumah Susun : Minimal Hak Pakai diatas tanah milik negara dengan ketentuan dapat dijadikan agunan kredit dan tidak sedang diikat sebagai agunan atau beban-beban apapun untuk kepentingan pihak lain. - Apabila sertifikat bukan atas nama pemohon, maka pada saat akad kredit pemilik sertifikat harus hadir dan menandatangani APHT (Akte Pembebanan Hak Tanggungan) yang dibutuhkan untuk dokumen pengikatan. e. Jangka Waktu Kredit : Untuk agunan KGM berupa rumah tinggal atau Apartement maksimal jangka waktu yang dapat diberikan adalah 10 (sepuluh) tahun. Untuk agunan KGM berupa Rukan atau Ruko maksimal jangka waktu yang dapat diberikan adalah 5 (lima) tahun. f. Lokasi agunan terletak di areal yang menurut penilaian Bank Memiliki kemudahan untuk dijual (marketable) dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama; Memiliki kemudahan untuk dijangkau. Bagi rumah tinggal yang berada di luar kawasan perumahan, jalan lingkungan depan rumah yang dijadikan agunan minimal dapat dilalui kendaraan roda empat. g. Ketentuan Lain - lain Pinjaman yang dapat diberikan s/d Rp. 1 milyar, Sistem Perhitungan Bunga Anuitas Tahunan h. Suku Bunga:Kredit Griya Multi (jw sd 5 Th) 16.00 % , Kredit Griya Multi (jw 5< sd 10 Th) 16.50 %. 2. Bila masih dalam proses hibah belum bisa diproses sampai menunggu kejelasan siapa yang tercantum dalam sertifikat sebagai bukti kepemilikan yang syah. 3. Kredit bisa diproses di Jakarta walaupun agunan ada di Bandung karena pemohon kredit bekerja di Jakarta.

Pertanyaan:
17/03/2004 - Saya berencana membeli rumah di suatu komplek perumahan dan telah sepakat dengan harga yang ditawarkan pemilik. Masalahnya adalah menurut informasi dari poemilik, IMB awal dan pengembangan tidak ada (hilang/belum diurus)padahal saya akan membeli rumah tersebut sebagian dengan fasilitas KPR. Pertanyaan : apakah IMB dapat diurus belakangan setelah bangunan sudah jadi, kalau bisa kemana mengurusnya dan berapa kira-kira biayanya. Pertanyaan kedua, ada kemungkinan nggak pihak developer masih menyimpan copy IMB awal ?
Jawaban:
1. IMB merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengajukan kredit dengan agunan rumah. 2. Bila rumah sudah tidak sesuai dengan IMB awal/sudah ada pengembangan maka IMB pengembangan juga dipersyaratkan. 3. Permohonan kredit bisa diajukan sambil mengurus IMB pengembangan, dan kredit baru bisa disetujui minimal bila IMB pengembangan telah disetujui oleh Pemda setempat. 4. IMB diajukan ke Pemda setempat dan biayanya tergantung dari Pemda masing-masing.

Pertanyaan:
17/03/2004 - 1.bagaimana caranya akad kredit rumah dengan bank BTN? 2. dan apa saja persyaratannya? 3. Berapa persen bunganya? dan bunga tersebut flat atau tidak?
Jawaban:
1. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan KPR Bank BTN adalah sbb. : a. Persyaratan Pemohon : WNI usia minimal 21 tahun, Mempunyai penghasilan tetap, Telah bekerja minimal 1 tahun, Mengisi formulir permohonan (dapat meminta ke Bank BTN terdekat), dilampiri Keterangan penghasilan, Keterangan bekerja dari instansi, Copy Bukti identitasdiri, Copy Kartu Keluarga, Copy Surat Menikah (bila sudah menikah) b. Persyaratan Agunan/rumah yang akan diajukan kredit : · Tanah dan bangunan tersebut dilengkapi dengan,Status Kepemilikan Tanah . Untuk bangunan rumah tinggal:SHM atau SHGB dan tidak sedang diikat sebagai agunan atau beban-beban apapun untuk kepentingan pihaklain. · Bangunan :Terdapat Ijin Mendirikan Bangunan. · Lokasi agunan terletak di areal yang menurut penilaian Bank Memiki kemudahan untuk dijual (marketable) dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama, Memiliki kemudahan untuk dijangkau, Bagi rumah tinggal yang berada di luar kawasan perumahan, jalan lingkungan depan rumah yang dijadikan agunan minimal dapat dilalui kendaraan roda empat. 2. Bunga antara 15% s/d 16% pertahun 3. Sistem bunga abuitas tahunan.

Pertanyaan:
17/03/2004 - Kami(saya & istri) PNS DepKeu dengan penghasilan (gaji+tunjangan)3,4jt/bln, mempunyai tanah 126m3(kami beli th2001 300rb/m3---NJOP 16jt) ingin membangun rumah dengan perkiraan biaya 160jt. sementara ini kami baru mempunyai dana kira2 70jt. kami ingin meminjam kekurangan dana yang ada dan mencicilnya kurang lebih selama 5tahun. Pertanyaannya 1. Dapatkah saya mendapatkan dana tersebut dan mencicilnya selama 5 tahun atau kalau dapat malah kurang dari 5 tahun? 2. Bila kami tidak dapat mencicilnya selama 5tahun, berapa tahun kami dapat mengangsurnya? 3. Berapakah cicilan perbulan yang harus kami bayarkan sehubungan dengan pertanyaan 1&2? 4. Syarat apa sajakah yang mesti kami penuhi? ---terimakasih---
Jawaban:
1. Berdasarkan isi pertanyaan Saudara maka fasilitas kredit yang dapat dimanfaatkan Saudara adalah Kredit Swa Griya (KSG). Ketentuan KSG selengkapnya dapat diklik pada produk......... klik KSG 2. Jangka waktu kredit maksimal 15 tahun. 3. Maksimum Kredit 90 % dari nilai taksasi bank atas RAB. 4. Bila kredit Saudara disetujui sebesar 90 Juta maka angsuran per bulan adalah : - Untuk jangka waktu 5 tahun dengan suku bunga 16,5 % maka angsuran perbulan Rp.2.317.642,93 - Untuk jangka waktu 10 tahun dengan suku bunga 16,5 % maka angsuran perbulan Rp.1.580.743,33 - Untuk jangka waktu 15 tahun dengan suku bunga 17 % maka angsuran perbulan Rp.1.408.665,72 5. Melihat penghasilan keluarga Saudara Rp.3,4 juta perbulan, kemungkinannya kredit disetujui dengan jangka waktu 15 tahun atau maksimal kredit dikurangi bila jangka waktu kurang dari 15 tahun. 6. Persyaratan yang harus dipenuhi : a. Persyaratan tanah dan rumah - Luas tanah bebas. - Bangunan terletak diwilayah pemukiman marketable yang sudah dilengkapi sarana dan prasarana lingkungan serta bebas banjir. - Legalitas Tanah minimal Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) - Bangunan : (i) Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan (ii) Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah. b.Persyaratan Pemohon : WNI usia minimal 21 tahun, Mempunyai penghasilan tetap, Telah bekerja minimal 1 tahun, Mengisi formulir permohonan (dapat meminta ke Bank BTN terdekat), dilampiri Keterangan Penghasilan, Keterangan bekerja dari instansi, Copy Bukti identitasdiri, Copy Kartu Keluarga, Copy Surat Menikah (bila sudah menikah)

Pertanyaan:
17/03/2004 - SAYA MENGAJUKAN KREDIT KEPADA BTN UNTUK MODAL USAHA,DAN SEMUA PERSYARAN SUDAH SAYA PENUHI,YG SAYA INGIN TANYAKAN TERMASUK DALAM KATAGORI APA PINJAMAN SAYA,DAN BERAPA LAMA KREDIT SAYA BISA DI CAIRKAN.
Jawaban:
1. Kami kurang dapat mengerti pertanyaan Saudara, karena jenis kreditnya tidak jelas apakah : - KGM (kredit griya multi) yaitu Kredit yang diperuntukkan kepada pemohon yang telah memenuhi syarat untuk berbaga keperluan membiayaan dengan agunan tanah dan bangunan berupa rumah tinggal atau Rumah Usaha/Ruko. - Real Cash adalah fasilitas pinjaman yang dapat dicairkan sewaktu-waktu bila dibutuhkan (stand-by loan), dengan agunan KPR atau kredit perorangan lainnya yang ada di Bank BTN. - atau kredit yang lainnya. 2. Bila persyaratan sudah dilengkapi dan kondisi Bank BTN sedang normal (kemampuan pendanaannya) maka kredit dapat cair paling lama sekitar 1 bulan.

Pertanyaan:
17/03/2004 - saya debitor btn sejak september 2003, jaminan saya adalah rumah di wahana pondok gede bekasi type 36/80, luas tanah sebenarnya adalah 160m (Hoek, dengan jumlah pinjaman Rp. 27 juta,saya berencana untuk melunasinya untuk kemudian mengagunkan kembali rumah dan tanah tersebut untuk dipakai biaya renovasi rumah,apakah hal itu bisa dilakukan di bank btn? sementara setifikatnya belum jadi di develovernya. mohon jawabannya segera.
Jawaban:
1. Kredit Saudara masih relatif baru (6 bulan) sehingga jumlah pinjaman masih besar. 2. Maksimal Kredit KGM untuk agunan rumah tinggal adalah 75% dari taksasi pasar wajar, sehingga bila kredit KGM diajukan dan kondisi agunan belum berubah maka kemungkinan mendapat pinjaman tidak lebih besar dari pinjaman KPR. 3. Sebaiknya dipertimbangkan dahulu lebih matang rencana untuk mengambil KGM karena bila mengambil KGM maka KPR terdahulu harus dilunasi sehingga tambahan pinjaman mungkin relatif kecil dan masih ditambah biaya proses kredit KGM.

Displaying results 1641-1650 (of 1820)
 |<  <  161 - 162 - 163 - 164 - 165 - 166 - 167 - 168 - 169 - 170  >  >| 
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130