Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


90 Persen Laba BTN Buat Tambah Modal

11/07/2007
 
Direktur Utama BTN Kodradi mengungkapkan sebagai kompensasi ditundanya privatisasi telah diputuskan 90 persen laba bersih diserahkan pada BTN. LABA bersih sesudah pajak BTN yang berhasil dicapai sampai akhir Desember 2006 Rp 364,7 miliar, sehingga sangat potensial dipergunakan memperkuat permodalan. Posisi modal BTN sampai dengan Mei 2007 mencapai Rp 1,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan akhir tahun 2006 sebesar Rp 1,6 triliun. Dengan perkuatan modal berarti akan meningkatkan kemampuan BTN menyalurkan kredit, kata Kodradi. Kondisi ini membuat rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 19,06 persen yang berarti meningkatkan kemampuan kredit BTN sampai dengan delapan kali lipat apalagi ini didukung Aset Tertimbang Menurut Aktiva (ATMR) sebesar 40 persen. Posisi kredit BTN sampai Mei 2007 mencapai Rp 18,8 triliun. Total kredit baru Rp 2,5 triliun, sementara dalam RKAP tahun 2007 kredit baru ditargetkan Rp 7,4 triliun, sampai dengan 14 Juni 2007 sudah tersalurkan Rp 2,8 triliun lebih diantaranya dipergunakan untuk membangun sebanyak 36.000 unit RSh. Angka 36.000 unit RSh inipun lebih tinggi dibandingkan tahun 2006 sebanyak 35.000 unit pada periode yang sama dari rencana tahun 2007 sebanyak 100.000 unit RSh yang dibiayai. Anggota Komisi V DPR-RI, Enggartiasto Lukita menilai, Bank Tabungan Negara (BTN) perlu meningkatkan modal supaya program perumahan terutama bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (MER) dapat terlaksana. Salah satunya dengan menyimpan dividen sebagai tambahan modal. "Saat ini dalam UU BUMN dimungkinkan pemerintah selaku pemegang saham tidak mewajibkan BUMN menyetorkan seluruh dividen," katanya. AUL  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130