Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Anggaran Subsidi Perumahan Belum Ideal

25/04/2008
 
New Page 1 JAKARTA - Anggaran subsidi program pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih belum ideal. Anggaran sektor ini yang diajukan Kementerian Negara Perumahan Rakyat sejak tahun 2005 sampai 2008 selalu tak terpenuhi semua. Kami dituntut untuk memenuhi rencana pembangunan jangka menengah program perumahan. Oleh karena itu, kami ajukan anggaran yang setidak-tidaknya sesuai dengan target kerja yang ada pada kami, tetapi tak semua terpenuhi," kata Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Muhammad Yusuf Asyari. Menpera mengatakan hal itu saat seminar penyediaan hunian murah dengan tema "Komitmen Pemerintah dan Kontribusi Dunia Usaha di Tengah Keterbatasan Anggaran" di Jakarta, Rabu (24/4). Menpera berharap, pemerintah kabupaten/kota memberikan kontribusi pada pengadaan hunian murah, setidaknya melalui pengadaan tanah. "Saat ini memang ada beberapa kabupaten/kota yang memberikan perhatian penuh pada program perumahan, terutama perumahan swadaya. Namun, tidak sedikit yang belum memperhatikan karena lembaganya belum jelas," katanya. Pembiayaan pembangunan perumahan, menurut Menpera, membutuhkan peran lembaga pembiayaan, seperti bank. Beberapa negara juga membentuk lembaga pembiayaan perumahan yang bisa memberikan bunga kredit yang lebih murah dibandingkan bank. "Indonesia yang sudah memiliki satu bank yang fokus terhadap perumahan, yaitu Bank Tabungan Negara, tapi tidak tahu kenapa, dari waktu ke waktu selalu digoyang. Padahal, BTN pada dua tahun terakhir ini selalu menalangi penyaluran subsidi perumahan dari pemerintah," ujarnya. Ia menyebutkan, pada 2006, BTN menalangi penyaluran subdisi KPR sebesar Rp 75 miliar, dan tahun 2007 mencapai Rp 502 miliar, jauh lebih besar dari dana subsidi yang dianggarkan pemerintah. Mengenai kebutuhan dana perumahan yang ideal disediakan pemerintah, Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil diskusi dengan mantan Menpera Siswono Yudhohusodo dan Ir Ciputra, terbesit anggaran perumahan rakyat idealnya Rp 10 triliun per tahun.(asp) (Investor Daily Indonesia)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130