Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BANK BTN FOKUS PADA BISNIS PEMBIAYAAN PERUMAHAN KOMERSIAL

11/02/2003
 
Sebagai tindak lanjut surat Menteri BUMN tanggal 21 Agustus 2002, Bank BTN kini tengah menfokuskan diri sebagai Bank Umum Komersial dengan fokus bisnis pembiayaan perumahan tanpa subsidi. Bank BTN juga telah mengubah komposisi kreditnya yang dimulai sejak 2001. Jika sebelumnya komposisi kredit Bank BTN didominasi oleh KPR subsidi dengan porsi 75% dan selebihnya 25% untuk KPR Non Subsidi, maka mulai 2001 porsi KPR tersebut telah berubah + 24% KPR Subsidi dan 76% KPR Non Subsidi. Perubahan itu lebih besar lagi pada 2002, dimana porsi kredit yang disalurkan Bank BTN sudah didominasi KPR Non Subsidi dengan porsi sekitar 94% dari total kredit yang disalurkan. Hal ini sejalan dengan surat Menteri BUMN untuk mendorong Bank BTN fokus pada bisnis pembiayaan perumahan tanpa subsidi. Pada tahun 2003 ini Bank BTN tetap akan konsentrasi pada bisnis pembiayaan perumahan dengan industri pendukung dan turutannya. BTN berencana untuk ekspansi kredit tahun 2003 sebesar Rp. 4.050 Milyar. Dari anggaran tersebut dialokasikan untuk KPR Non Subsidi Rp. 2.250 Milyar, Non KPR Rp. 1.000 Milyar dan Kredit Umum Rp. 800 Milyar. Yang menarik adalah dari anggaran untuk Kredit Umum ini, sebesar Rp. 250 Milyar dialokasikan untuk kredit industri pendukung dan turutannya untuk perumahan. Meskipun pada anggaran 2003 Bank BTN tidak menganggarkan KPR Subsidi, tetapi sebagai wujud kepedulian Bank BTN kepada masyarakat kecil dan dukungan terhadap program Pemerintah, maka Bank BTN tetap akan menyalurkan KPR bersubsidi tersebut sesuai dengan kemampuan bank, sepanjang kebijakan subsidi tersebut masih ada dan anggaran subsidinya tersedia. Berapapun jumlah rumah yang ada dan dimanapun rumah tersebut berada asal ada pembeli yang eligible atau memenuhi syarat untuk diberikan KPR bersubsidi, Bank BTN sanggup untuk menyiapkan dananya. Berdasarkan neraca keuangan un-audited per 31 Desember 2002 laba Bank BTN tahun 2002 sebesar Rp. 359 Milyar. Pencapaian laba ini merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah Bank BTN. Jika dibanding dengan target tahun 2002 yang sebesar Rp. 338 Milyar, maka laba Bank BTN telah melampaui target. Pendapatan laba ini porsi paling besar diperoleh dari bunga kredit dan obligasi pemerintah yang ditempatkan di Bank BTN. Perolehan laba Bank BTN berasal dari pendapatan bunga kredit sekitar Rp. 1,3 Triliun. Sementara sekitar Rp. 2 Triliun disumbangkan dari bunga obligasi. Selebihnya pendapatan Bank BTN disumbangkan dari pendapatan operasional lainnya. Meskipun bunga obligasi rekapitalisasi Pemerintah di Bank BTN termasuk penyumbang paling besar pendapatan bank, namun seluruh pendapatan dari bunga obligasi tersebut telah disalurkan kepada pemilik dana di Bank BTN. Paling tidak dari dana masyarakat yang ditempatkan berdasarkan neraca un-audited 2002, Bank BTN harus mengeluarkan beban biaya bunga tak kurang dari Rp. 2,8 Triliun. Sampai dengan Desember 2002 obligasi Pemerintah di Bank BTN sebesar Rp. 14.190 Milyar. 90% dari obligasi tersebut berbunga floating rate. Selebihnya adalah fixed rate dan hedge bond. Bank BTN tahun 2003 ini berencana untuk mengurangi jumlah obligasi tersebut dengan menjual sebagian melalui ke Reksa Dana. Ini dilakukan disamping untuk mengurangi porsi pendapatan dari bunga obligasi, juga dalam rangka memperkuat struktur pendanaan Bank BTN untuk mendukung pembiayaan sektor perumahan. Asset Bank BTN juga telah melampaui target. Dari target asset 2002 sebesar Rp. 27.352 Milyar, pada 31 Desember 2002 Bank BTN telah menutupnya dengan asset sebesar Rp. 27.372 Milyar (un-audited). Kemudian untuk Dana Pihak 3, dari target tahun 2002 sebesar Rp. 19.941 Milyar, Bank BTN berhasil membukukan sebesar Rp. 20.322 Milyar. Secara umum kinerja Bank BTN tahun 2002 telah memenuhi target. Sementara untuk kredit yang disalurkan berdasarkan laporan keuangan un-audited posisi 31 Desember 2002 Bank BTN telah menyalurkan kredit mencapai Rp. 10.270 Milyar. Jika dibanding dengan kredit yang disalurkan Bank BTN posisi 2001, maka telah terjadi pertumbuhan outstanding sekitar Rp. 1,9 Triliun, sedangkan untuk kredit baru mencapai lebih dari Rp. 7 Triliun selama 3 tahun terakhir dan jika melihat keseluruhan kredit yang disalurkan Bank BTN dari 1976 s/d 2002, maka sekitar Rp. 28 Triliun telah disalurkan kepada 2.027.091 masyarakat Indonesia. Kinerja Bank BTN tahun 2002 juga dapat dilihat dari rasio-rasio keuangan yang secara umum juga memenuhi target yang ditetapkan, baik itu dari sisi CAR, LDR, NPL, ROA maupun ROE. Berdasarkan laporan keuangan un-audited per 31 Desember 2002 tersebut, CAR Bank BTN tercatat 11,73%, LDR sebesar 51,61%, NPL sebesar 4,74%, ROA dan ROE masing-masing sebesar 1,34% dan 71,57%. Berdasarkan kinerja 2002, meskipun tetap berada di jalur bisnis pembiayaan perumahan, Bank BTN optimis dapat bersaing dengan bank umum komersial lainnya. Bank BTN ingin menunjukkan kepada para stakeholder bahwa bank ini layak hidup dan mampu bersaing sebagai bank umum komersial yang sehat dengan fokus pembiayaan perumahan tanpa subsidi. New Page 1 v\:* { behavior: url(#default#VML) } o\:* { behavior: url(#default#VML) } .shape { behavior: url(#default#VML) }   Jakarta,  10 Februari 2003 DIVISI HUKUM & HUBUNGAN PERUSAHAAN                                                                                                                                 Sri Handini MR       LAMPIRAN I   KINERJA BANK BTN PER 30 JUNI 2002 1 ASSET Rp. 26.217.058 Juta 2 LABA Rp.      134.841 Juta 3 CAR 11,01% 4 NPL   5,88% 5 ROA   0,99% 6 ROE 47,47% 7 NIM   1,94% 8 LDR 47,72%   LAMPIRAN II   REALISASI KREDIT BANK BTN PER 31 JULI 2002 RP. (000) NO. JENIS KREDIT UNIT NILAI KREDIT (RP) 1 KPR SUBSIDI 9.012 141.576.580 2 KPR NON SUBSIDI 35.802 1.019.812.961 3 KREDIT KONSTRUKSI   154.354.384 4 KREDIT NON PERUMAHAN -          SWADANA -          KREDIT UMUM   252   19.351.659 696.794   TOTAL 45.066 1.335.792.378 Catatan : Realisasi KPR Bank BTN dari Th 1976 s/d 2001 sebanyak 1.934.281 dgn nilai kredit mencapai Rp. 25 Triliun lebih                
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130