Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Gandeng Danareksa dan Bahana Tangani IPO

Sumber: Investor Daily Indonesia
29/10/2009
JAKARTA - Selain PT Mandiri Sekuritas dan CIMB Securities, PT Bank Tabungan Negara (BTN) juga menunjuk Danareksa Sekuritas dan Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi (lead underwriter) dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini.
 
JAKARTA - Selain PT Mandiri Sekuritas dan CIMB Securities, PT Bank Tabungan Negara (BTN) juga menunjuk Danareksa Sekuritas dan Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi (lead underwriter) dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini.

"BTN sudah meminta Danareksa dan Bahana untuk ikut membantu rencana IPO saham," kata Direktur PT Danareksa Aloysius Kiik Ro di Jakarta, Selasa (27/10).

Aloysius menegaskan, pihaknya sangat siap membantu privatisasi BUMN, karena dapat menghasilkan sinergi yang menguntungkan sesama perusahaan pelat merah. Danareksa juga akan menangani rencana IPO 30% saham PT Pembangunan Perumahan (PP) senilai Rp 1,4 triliun. Sedangkan BTN berencana menjual 30% saham kepada publik paling lambat pertengahan Desember 2009, dengan target perolehan dana sekitar Rp 2-2,5 triliun.

Hingga Juni 2009, nilai aset BTN untuk pertama kali menembus Rp 50 triliun. Angka tersebut di luar perkiraan manajemen, karena perseroan hanya menargetkan aset senilai Rp 48 triliun hingga akhir tahun ini. "Aset kami sudah mencapai Rp 50 triliun, melampaui target sebesar Rp 48 triliun," ujar Dirut BTN Iqbal Latanro, belum lama ini.

Iqbal optimistis dapat membawa BTN masuk dalam 10 bank terbesar dari sisi aset Karena itu, perseroan akan menggunakan dana hasil IPO saham untuk ekspansi kredit

Selain IPO, BTN berencana menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) tahap II senilai Rp 391 miliar. Standard Chartered Plc. Mandiri Sekuritas, Danareksa, dan Bahana Securities telah diberi mandat untuk membantu sekuritisasi aset tersebut

Kupon KIK EBA tahap II ditetapkan sebesar 11%. Rencananya, pencatatan KIK EBA dilakukan pada 30 Oktober 2009. Efek tersebut telah mendapat peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Petindo). PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bertindak sebagai bank kustodian. Sedangkan PT Sarana Multigriya Finance (SMF) menjadi pembeli siaga (standby buyer).
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130