Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Optimistis Target Kredit Tercapai

Sumber: Suara Karya
12/11/2009
JAKARTA (Suara Karya) Perusahaan yang bergerak dalam jasa perbankan, PT Bank Tabungan Negara (BTN) optimistis hingga akhir tahun ini capaian kredit sebesar 25 persen. Penyebabnya, penetrasi tingkat hunian diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan tren penurunan suku bunga kredit.
 
Hal itu diungkapkan Dirut BTN Iqbal Latanro, seusai acara pencatatan Kolektif Efek Berangun Aset (KIK EBA), yang berlangsung, di Jakarta, Rabu.

Iqbal menyatakan keyakinannya atas target pertumbuhan kredit 2009 bank yang dipimpinnya sebesar 25 persen akan tercapai. "Saya yakin target 25 persen pertumbuhan kredit tahun ini dapat tercapai," ujar Iqbal.

Disebutkannya, pertumbuhan kredit perseroan hingga saat ini sebesar 17 persen. Sedangkan, target tahun ini yang sebesar 25 persen bakal tercapai karena tren pembelian rumah di akhir tahun cenderung meningkat

Dia juga menyebutkan bahwa saat ini kredit baru yang tersalurkan mencapai Rp 12 triliun dan target akhir tahun sebesar Rp 16 triliun. Sedangkan total outstanding kredit saat ini mencapai Rp 38 triliun.

"Target kami Rp 16 triliun, saat ini sudah Rp 12 triliun dan saya yakin akan tercapai," katanya.

Dari total kredit yang disalurkan tersebut, sebanyak 95 persen merupakan kredit perumahan dan industri perumahan, sedangkan sisanya 5 persen kredit sektor lain. Keyakinan Iqbal ini didukung oleh kondisi perekonomian yang mulai membaik dan akan berimbas pada meningkatnya sektor perumahan.

Suku Bunga Kredit Turun

Selain itu, lanjutnya, mulai turunnya suku bunga kredit juga menjadi daya tarik masyarakat untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR).

"Tahun ini kami sudah menurunkan bunga kredit sebanyak lima kali dari 15 persen saat ini sudah berada di 12,5 persen," ungkapnya.

Iqbal juga mengatakan bahwa penurunan bunga kredit masih mungkin terjadi. "Masih kami kaji ruang untuk penurunan kembali bunga kredit," katanya.

Menurut dia, penurunan suku bunga kredit ini mengikuti turunnya suku bunga dana setelah BI Rate sebesar 6,5 persen dan kesepatan 14 bank maksimal bunga deposito 8 persen. "Dengan turunnya bunga dana maka cost of fund jadi turun, sehingga kinerja perseroan juga membaik," jelasnya.

Sedangkan untuk tahun depan Iqbal menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20 persen karena didorong oleh perekonomian yang cukup baik.

"Target tahun depan 20 persen sama dengan industri," kata Iqbal. pvi/Aiu.|

<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130