Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Akan Kucurkan Kredit Pengadaan Lahan bagi Pemgembang RSH

17/05/2005
 
JAKARTA, NERACA             PT (Persero) Bank BTN berencana memberikan kredit pengadaan lahan kepada para pengembang yang membangun rumah sederhana fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi yang disalurkan mereka.”Kredit ini khusus diberikan bagi para pengembang yang membangun rumah sehat sederhana (RSH) dan tidak diberikan untuk pengembang rumah komersial. Kredit ini diberikan agar penngembang menengah ke bawah bisa memperoleh dukungan modal kerja untuk mendukung kegiatan ushanya,”kata Direktur Utama BTN Kodradi, usai acara penandatanganan peningkatan kerja sama system online dengsn Direktur Utama PT (Persero) Pos Indonesia Alinafiah, di Jakarta, kemarin.             Disebutkan, jumlah maksimum kredit yng diberikan kepada pengembang sebesar 50% dari total nilai pengadaan lahan itu. Sementara sisanya berasal dari modal pengembang sendiri.             Sedngkan maksimal dana yang dikucurkan BTN sebesar Rp 5 miliar.”Artinya, dengan maksimum dana yang diberikan, pengembang hanya bisa membeli lahan tidak lebih dari 10 hektar,”ucapnya.             Kodradi sendiri berharap kebijakan ini bisa membuat pengembang menengah ke bawah mempunyai modal dan mau membangun rumah sederhana bersubsidi. Sehingga, target realisasi pembangunan rumah bersubsidi yang diinginkan pemerintah bisa tercapai.             “Kebijakan ini juga menunjukan komitmen BTN untuk tetap mendukung program pemerintah dalam menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah,”kata Kodradi.             Mengenai kerja sama dengan PT Pos Indonesia , Kodradi menjelaskan lewat kerja sama itu maka BTN jaringan pelayanan nasabah BTN akan makin bertambah lewat system on-line. Sebelumnya, kerja sama dengan Pos Indonesia sudah dilakukan BTN sejka 1971.             “Melalui kerjasama ini jaringan kantor layanan BTN secra on-line bertambah menjadi 292 kantor, untuk memperkuat jaringan saat ini yang meliputi 44 kantor cabang, 81 kantor cabang pembantu, 76 kantor kas, 208 ATM Batara, dan 5695 ATM link bersama,”kata Kodradi.             Menurut Kodradi, perjanjian ini merupakan kelanjutan kerjasama pada 1984 di bidang penerimaan setoran angsuran KPR dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki Pos Indonesia. Namun dengan system on-line yang dikembangkan saat ini, maka layanan tidak terbatas pada pembayaran KPR tetapi juga transaksi tabungan.             Mewat kerja sama ini aku dia, BTN mendapatkan keuntungan dari sisi penambahan jaringan kantor layanan. Sedangkan bagi Pos Indonesia disamping mendapatkan tambahan pemasukan (fee base income)juga keuntungan dari kerjasama mitra bisnis.             Kodradi juga berharap dengan adanya penambahan jaringan layanan nasabah ini maka kinerja BTN sebagai perusahaan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.(22)  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130