Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Bagikan Dividen Sebesar Rp220,5 Miliar

Sumber: Media Indonesia
20/05/2010
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membagikan dividen 45% dari laba bersih tahun buku 2009 atau setara Rp220,5 miliar. Perusahaan berencana menggunakan sisa keuntungan bersih sebagai cadangan penguatan modal guna mencapai target pertumbuhan kredit di atas 20%.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membagikan dividen 45% dari laba bersih tahun buku 2009 atau setara Rp220,5 miliar. Perusahaan berencana menggunakan sisa keuntungan bersih sebagai cadangan penguatan modal guna mencapai target pertumbuhan kredit di atas 20%.
Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengutarakan hal itu seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, kemarin. Menurutnya, persentase dividen yang dibagikan itu jauh lebih besar daripada bank BUMN lainnya. Hal itu disebabkan posisi rasio kecukupan modal (CAR) BTN masih jauh di atas batas aman, atau di level 20%. Dengan demikian, bank yang fokus di pembiayaan perumahan itu bisa memberikan dividen bank BUMN " dibagikan, sebesar 72% di antaranya akan diberikan Iqbal Latanro pada pemerintah. Sisanya Direktur Utama BTN akan diberikan pada pemegang saham publik yang masih memiliki saham BTN terhitung 3 Mei 2010.
"Mungkin ini persentase terbesar dividen di jajaran bank BUMN. Sebelumnya sudah ada penambahan modal melalui IPO (penawaran saham perdana publik) sehingga pemegang saham menilai BTN bisa memberikan kontribusi lebih besar untuk tambahan APBN," paparnya.
Selain pengalokasian dividen, tambah Iqbal, BTN mengalokasikan 4% dari laba bersih untuk program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). BTN juga mengalokasikan 3,25% laba un­tuk kebutuhan pemberian tantiem. Tantiem adalah pembagian keuntungan yang diberikan kepada direksi dan komisaris oleh pemegahg saham yang didasarkan pada suatu persentase atau jumlah tertentu dari laba perusahaan setelah kena pajak.
RUPST kemarin juga menyetujui beberapa aksi korporasi di 2010, yakni penerbitan obligasi BTN XIV senilai Rpl,5 triliun di semester pertama ini dan sekuritisasi aset dengan target raupan dana Rpl,5 triliun. "Aksi korporasi yang sudah disetujui baru dua itu. Untuk obligasi, itu, menurut rencana, bisa diselesaikan di semester I ini dan sekuritisasi aset bisa dilakukan di semester II," tambah Iqbal.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130