Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Bandung Siapkan 6.000 Unit

02/02/2007
 
BANDUNG, (PR).- Bank Tabungan Negara (BTN) wilayah kerja Bandung yang meliputi Bandung Raya, Cimahi, Sumedang, dan Garut, siap melayani kredit pemilikan ru-4 mah (KPR) pada 2007 ini bagi 6.000 unit, dengan total alokasi kredit Rp 285 miliar, Target ini meningkat dibandingkan realisasi tahun 2006 lalu yang mencapai 4.669 unit dengan alokasi kredit Rp 220,5 miliar. "Kami siap pula melayani KPR untuk rumah susun dan apartemen. Segmen pasar kami tidak saja untuk menengah ke bawah, tapi kami akan berupaya memenuhi kebutuhan menengah ke atas seperti kredit pemilikan apartemen. Kami bisa melayani kredit sampai dengan Rp 1 miliar," ujar Kepala Cabang Utama Bank BTN Bandung, Rakhmat Nugroho usai "Launching ATM Tabungan e'Batara Pos", di kantor cabang BTN Ujungberung, Bandung, Selasa (30/1). Ditanyakan dukungan BTN terhadap kredit pemilikan rumah susun, Rakhmat mengatakan, upaya tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama terutama di Kota Bandung. Contohnya, sejak tahun igSo-an BTN Bandung sudah mendukung kredit pemilikan rumah susun di daerah komplek Sarijadi. "Kalau besarnya alokasi kedit untuk rumah susun ini, tentu akan disesuaikan pula dengan kebutuhan masyarakat dan kesiapan dari pihak pengembang. Selain itu, perlu dukungan pula dari pemerintah daerah terutama untuk dukungan aspek legalitas, perizinan, dan infrastruktur," tuturnya. Menjawab seberapa besar potensi pasar KPR di Bandung, Rakhmat mengakui, potensinya masih sangat besar selama ini. Begitu pun potensi kredit pemilikan rumah susun, meski pada umumnya masyarakat masih menghendaki untuk bisa memiliki mmah sendiri-sendiri (bukan rumah susun). "Kami akan tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat. Dari alokasi kredit KPR BTN selama ini, sekitar 50 persennya untuk KPR menengah ke bawah," katanya. Selain mendorong potensi pasar yang ada, BTN Bandung pada 2006 lalu mampu merealisasikan KPR bersubsidi bagi 3.000 unit rumah. Sedangkan tahun 2007 ini ditargetkan bisa bertambah menjadi 3.700 unit dengan alokasi kredit Rp 107 miliar. KPR subsidi ini ditujukan bagi rumah dengan hargajual maksimal Rp 42 juta/unit dan minimal tipe 36 atau tipe 22 pengembangan. "Suku bunga KPR BTN saat ini sekitar 14,5%, sedangkan bunga KPR subsidi sebesar 10,5%," ujar Rakhmat. Untuk menangkap berbagai potensi itu, BTN berupaya terus meningkatkan layanan di antaranya kerja sama dengan PT Pos Indonesia sejak Mei 2005 dalam bentuk pelaksanaan transaksi Tabungan e'Batara Pos dan pembayaran angsuran KPR-BTN melalui jaringan kantor pos. Tabungan e'Batara Pos memiliki ciri sama dengan tabungan umum lainnya, selain online, tabungan ini memiliki ATM yang bisa diakses di seluruh Outlet BTN di seluruh Indonesia dan ATM yang berlogo Link. (A-68)***  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130