Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Biayai 10.257 KPR Pola Baru

Sumber: Bisnis Indonesia, 31 Maret 2011
05/04/2011
PT Bank Tabungan Negara Tbk pada Januari hingga Februari 2011 telah merealisasikan KPR pola baru sebanyak 10.257 unit senilai Rp 700 Miliar.

 
PT Bank Tabungan Negara Tbk pada Januari hingga Februari 2011 telah merealisasikan KPR pola baru sebanyak 10.257 unit senilai Rp 700 Miliar.

Direktur Utama PT BTN Tbk Iqbal Lantanro mengatakan pembiayaan pembangunan perumahan tersebut berasal dari dana yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan pembiayaan in ternal perusahaan.

'Selama Januari hingga Februari tahun ini kami telah merealisasikan KPR dengan pola FLPP sebanyak 10.257 unit senilai Rp 700 miliar. Sejak pola baru fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di luncurkan
pada Oktober hingga Desember 2010, BTN telah menyalurkan FLPP bagi 18.772 unit rumah sejahtera (RS) dengan total dana mencapai Rp1 trilun,' kata Iqbal kemarin.

Menurut Iqbal, rendahnya realisasi KPR pada Januari hingga Februari karena terganjal biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan PT BTN Tbk optimistis dapat memenuhi target tahun ini untuk menyalurkan FLPP bagi 120.000 unit rumah sejahtera senilai Rp 4,7 Triliun.

Sekadar informasi, komposisi program FLPP, 60% berasal dari dana APBN yang disalurkan oleh Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan, sementara 40%-nya berasal dari dana intenal perusahaan.

Pada tahun ini Kemenpera menargetkan penyaluran dana FLPP bagi 210.000 unit RS. Penyaluran ini akan dibagi kepada beberapa bank penyalur. Sampai dengan bulan ini Ke menpera telah menandatangani perjanjian kerja sama operasional de ngan BTN dan Bukopin.

BTN menargetkan penyaluran FLPP bagi 120.000 unit RS, sementara Bukopin menargetkan penyaluran FLPP bagi 50.000 unit RS. Sisanya sebanyak 40.000 unit akan di sebar melalui beberapa bank daerah dan bank BUMN lain yang telah mengajukan minat pada Kemenpera.

Pada tahun ini, kata Iqbal, BTN masih memfokuskan pada pertumbuhan kredit di bidang perumahan dengan pertumbuhan di atas rata-rata industri yaitu 25% hingga 30%.

Menurut dia dengan memperhatikan potensi pasar dan permintaan akan rumah yang terus tumbuh, BTN optimistis bidang pembiayaan perumahan akan terus menjanjikan dan memberikan kontribusi yang besar.

Pada 2010 kredit dan pembiayaan BTN tumbuh 26,56% dari Rp 40,73 Triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 51,55 Triliun. (siti.nuraisyah@bisnis.co.id/munir.haikal@bisnis.co.id)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130