Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Cairkan KPR Rusunami Pertama

10/07/2008
 
New Page 1 Kamsari NERACA Jakarta - Bank Tabungan Negara (BTN) akhirnya mengucurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk Rumah Susun Sederhana Milik (rusunami) yang pertama sebanyak Rp 60 miliar. Demikian diungkap Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro penyerahan bantuan BTN untuk pembangunan gedung sekolah Korban gempa bumi di Klaten yang dikelola Yayasan Nurani Dunia di Jakarta, Selasa (8/7). Menurut Iqbal, KPR tersebut untuk pembelian rusun sebanyak 600 unit yang dikembangkan PT Reka Rumanda di Cengkareng, Jakarta Barat. Harga tiap unit rusun tersebut sekitar Rp 100 juta per unit. Iqbal menyebut, sampai akhir Juni, realisasi kredit BTN mencapai sekitar 68 persen dari target KPR BTN sebesar Rp 10,4 triliun. "Kredit yang dikucurkan sekitar Rp 6,7 triliun. Sekitar Rp 1,8 triliun merupakan KPR bersubsidi," jelas Iqbal. Iqbal memaparkan, kinerja BTN sendiri sejauh ini melebihi yang ditargetkan. Untuk Loan To Deposit Ratio (LDR) mencapai 96 %, sementara Capital Adequaty Ratio (CAR) sekitar 21 %, sedangkan Non Performing Ratio (NPL)nya hanya 3,4 %. "Untuk ROE sebesar 20 %, ROA sebesar 1,6 % dan NIM sebesar 5,4 %" urainya Pencapaian kinerja tersebut, ungkap Iqbal, karena banyak dana-dana murah jangka panjang yang masuk ke BTN. Saat ini, BTN tengah mengkaji rencana kenaikan bunga menyusul naiknya BI rate menjadi 8,75 persen. Menurut Iqbal, BTN tetap berkomitmen mendukung program perumahan. "Karena itu, kita hati-hati menaikkan bunga KPR," tegasnya. Selain itu, pihaknya berupaya meningkatkan komposisi dana murah melalui pengumpulan giro. Adanya dana murah, akan menurunkan biaya dana (cost of fund). Roadshow Dalam kesempatan itu, Iqbal mengungkap, hasil tes pasar yang dilakukan manajemen Bank BTN ke sejumlah negara cukup menggembirakan. Investor asing cukup antusias menunggu pelepasan saham perdana (IPO) BTN. Meski begitu, rencana IPO BTN masih menunggu waktu yang tepat. "Kami melakukan non-deal roadshow kepada investor di Hongkong dan Singapura. Mereka menyambut positif rencana IPO ini," ka-lanya. Menurut Iqbal, investor asing tertarik dengan BTN ka-rena bank ini punya segmen pasar luas dan demand yang banyak. Meski pasar sudah siap namun BTN masih menunggu izin DPR untuk melakukan IPO. Izin dari pemerintah sendiri sudah dikantongi. Iqbal menyebut, tahun ini BTN berencana melakukan tiga aksi korporasi yaitu penerbitan obligasi sebesar Rpl triliun, IPO dan sekuritisasi aset. Semua proses tersebut hampir selesai. Meski demikian, lanjut Iqbal, jika ketiga rencana aksi korporasi tersebut tidak dapat dilaksanakan, maka BTN akanfokus untuk meningkatkan penyaluran kredit Dalam kerjasama dengan Yayasan Nurani Dunia yang dimotori sosiolog Imam B Prasodjo, BTN memberikan bantuan senilai Rpl00 juta. Bantuan sejenis sebenarnya sudah dilakukan. Hingga kini mencapai Rp2,2 miliar yang disalurkan untuk rehabilitasi gedung SD Muhammadiyah Yogyakarta dan tiga sekolah di DIY, rehabilitasi tiga sekolah di Klaten, pembangunan sekolah darurat korban gempa, termasuk bantuan untuk finalisasi pembangunan SDN 01 Kadilanggon.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130