Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Ekspansi KPR Rp 26 Triliun

Sumber: Investor Daily, 30 Maret 2011
04/04/2011
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan ekspansi penyaluran kredit perumahan rakyat (KPR) sebesar Rp 26 Triliun pada 2011. Tahun lalu, penyaluran KPR perseroan mencapai Rp 21 Triliun.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan ekspansi penyaluran kredit perumahan rakyat (KPR) sebesar Rp 26 Triliun pada 2011. Tahun lalu, penyaluran KPR perseroan mencapai Rp 21 Triliun.

'Tahun ini, kami berencana menyalurkan kredit baru KPR sebesar Rp 26 Triliun. Target tersebut inline (sejalan) dengan tingkat pertumbuhan kredit kami sekitar 25 - 30%, atau di atas rata-rata pertumbuhan industri," jelas Direktur Utama BTN Iqbal Latanro, akhir pekan lalu.

Target penyaluran KPR tersebut, menurut Iqbal, tidak terlepas dari laba perseroan tahun lalu yang tumbuh signifikan. "Laba perseroan 2010 lebih bagus dari 2009: Akan tetapi, belum boleh dipublish. Kalau saya beritahu, nanti saya dikenai sanksi oleh pasar," tandas Iqbal.

BTN dikenai sebagai penyedia KPR dan kredit pemilikan apartemen (KPA) di Indonesia. Pangsa pasar KPR perseroan mencapai 27%. BTN juga menguasai pasar KPR bersubsidi dengan pangsa pasar 97%. Di samping itu, memelopori sekuritisasi KPR di Indonesia, dan telah sukses melakukan transaksi sekuritisasi yang pertama di Indonesia pada 2009.

Berdasarkan data laporan keuangan hingga September 2010, kinerja BTN menunjukkan cukup memuaskan. Realisasi kredit dan pembiayaan perseroan mencapai Rp 49,18 Triliun, tumbuh 29% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan berbasis biaya (fee based Income) BTN pada 2010 mencapai Rp 23 Miliar. Pendapatan tersebut tumbuh 53,3% dari tahun sebelumnya senilai Rp 15 Miliar.

Sedangkan aset bank yang 27,08% sahamnya dimiliki publik ini, pada akhir September 2010 mencapai Rp 63,5 Triliun. Aset perseroan tersebut tumbuh 23,31% dibanding periode sama 2009 senilai Rp 51,5 Triliun.

Sementara itu, menanggapi ketertarikan Jamsostek dalam kepemilikan saham di BTN, Iqbal menjelaskan, bahwa hal tersebut tergantung kewenangan pemegang saham. "Saya hanya sebagai pelaksana, keputusan akhir ada pada pemegang saham," tegas dia. (c13)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130