Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Gandeng Dongbu Saving Bank

Sumber: Harian Ekonomi Neraca, 02 Januari 2010
03/11/2010
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap go internasional dengan raenggandeng lembaga keuangan internasional asal Korea, Dongbu Saving Bank Korea guna mengincar para chaebol (konglomerat Korea) dan ekspatriat yang berbisnis di Indonesia. Berdasarkan data BKPM, nilai realisasi investasi Korsel di Indonesia pada 2009 mencapai US$624,58 juta atau melonjak 107,4 persen dibandingkan tahun 2008 yang hanya mencapai US$301,09 juta.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap go internasional dengan menggandeng lembaga keuangan internasional asal Korea, Dongbu Saving Bank Korea guna mengincar para chaebol (konglomerat Korea) dan ekspatriat yang berbisnis di Indonesia. Berdasarkan data BKPM, nilai realisasi investasi Korsel di Indonesia pada 2009 mencapai US$624,58 juta atau melonjak 107,4 persen dibandingkan tahun 2008 yang hanya mencapai US$301,09 juta.

Selain itu, terdapat lebih dari 1.000 proyek penanaman modal Korsel di Indonesia yang melipuiti berbagai sektor diantaranya mesin dan elektronika, makanan, konstruksi, bahan kimia, dan jasa perdagangan. Grup perusahaan besar Korsel yang telah berinvestasi di Indonesia antara lain Samsung, Hyundai, Lucky Goldstar, Daewoo, KIA Motor, Hanjin dan lain-lainnya.

Presiden Direktur dan CEO Dongbu Saving Bank, HaJoong Kirn mengungkapkan Dongbu Korea bersama BTN mengembangkan peluang bisnis remittance internasional, terutama untuk menggaet chaebol dan ekpatriat yang jumlahnya mencapai sekitar 30.000 orang di Indonesia.

"Kita berusaha mendorong chaebol dan ekpatriat ini menggunakan ,BTN guna melakukan transaksi remittancenya. Sehingga masyarakat korea bisa fa¬miliar dengan BTN," ujar Ha Joong Kim usai Signing Ceremony Memorandum of Understanding (MoU) Business Development and Opportunity di Kantor Pusat BTN, Harmoni, Jakarta, Senin (01/11).

Menurut Kim, potensi bisnis remittance di kedua negara sangat besar peluangnya. Karena di Korea juga banyak para orang Indonesia yang menjadi bekerja menjadi TKI. Sehingga menguntung bagi Dongbo dan BTN. Apalagi potensi perkembangan industri di korea cukup prospektif saat ini. Kami akan mencoba secara spesifik untuk mengembangkan bisnis remittance yang berdampak secara internasional akan membuka jalir bisnis Bank BTN,"paparnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Executive Vice President Dongbu Korea, Kim Jin Woo, menambahkan pihaknya belum memiliki berapa target ekspatriat Korea yang akan menjadi incaran. Namun dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sejumlah perusahaan Korea di Indonesia. "Kita belum punya target, karena itu kita melakukan sosialisasi dulu ke sejumlah chaebol melalui perusahaannya,"terangnya.

Disinggung mengenai Top Ten Korean Konglomerat di Indonesia, Kim Jin Woo mengakui memang mereka menjadi pasar potensial. Namun sekali lagi, pihaknya belum berani bicara target. "Yang penting jalan dulu kerjasama antara Dongbu Korea dan BTN ini,"tegasnya.

Lebih lanjut, Kim mengungkapkan Dongbu Saving Bank merupakan sebuah lembaga perbankan yang berkedudukan di Korea. Dengan pangsa pasar yang besar di Korea, Kim mengatakan nantinya BTN dapat secara maksimal mengembangkan transaksi internasionalnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro dalam jumpa persnya, mengatakan kerjasama ini selain tukar menukar informasi juga menjalin sinergisitas antara kedua perusahaan tersebut. "Dengan dibukanya kerjasama ini, kami berharap akan terbuka kerjasama dengan lembaga keuangan lainnya di luar negeri," ungkap Iqbal.

Diakui Iqbal, BTN mengembangkan bisnis pengiriman uang (remittansi) dan jasa internasional lain, karena melihat potensi pasarnya sangat besar.

"Dongbu Saving Bank jadi salah satu pilihan BTN karena mempunyai bisnis yang spesifik dan termasuk sebagai bank yang fokus di retail banking, termasuk benchmark mengembangkan produk tabungan," tambahnya.

Namun Iqbal belum mengungkapkan besaran target keuntungan dari remmitansi yang nantinya akan didapatkan BTN dan Dongbu Saving Bank. "Pola kerjasama secara spesifik dengan Dongbu Saving Bank akan dibahas lebih lanjut," jelasnya.

Hal yang sama dikatakan Irman A Zahiruddin, Direktur Morgat and Consummer BTN, menambahkan Dongbu Korea merupakan salah satu anggota dari lembaga keuangan di Korea. "Memang ada ribuan TKI di Korea yang merupakan pasar untuk pengembangan kerjasama Dongbu dan BTN ke depan," pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, sampai dengan Triwulan III 2010 Bank BTN telah membuka 102 kantor kas baru yang dekat dengan lokasi perumahan sehingga jumlah jaringan Bank BTN seluruhnya telah mencapai 3.000 lebih kantor layanan yang terdiri dari 381 kantor cabang, 21 kantor cabang syariah dan 2.600 kantor pos yang telah tersambung secara on line dengan jaringan Bank BTN.

Dijelaskan Iqbal, pertumbuhan jaringan tersebut telah diikuti dengan peningkatan sitem teknologi yang dimungkinkan akan lahir produk-produk baru berbasis teknologi, seperti Kartu Debit Visa BTN yang baru saja dilaunching beberapa waktu lalu.

"BTN akan terus berupaya untuk menjalankan prinsip kehatihatian dengan tetap membuka peluang untuk mengembangkan usaha perseroan terus bertumbuh menjadi lebih baik. Kami yakin bahwa bisnis Bank BTN ke depan akan terus bertumbuh menjadi lebih besar dan lebih baik," kata Iqbal.

Kinerja

Dari sisi kinerja, hingga triwulan III-2010, BTN bukukan laba bersih Rp 597 miliar. Jumlah itu melonjak 84,26% dibanding periode sama 2009 sebesar Rp 324 miliar. "Kami optimistis merealisasikan target laba bersih tahun ini sekitar Rp746 miliar. Tahun lalu, laba bersih kami Rp 490,73 miliar," ujar Iqbal saat konferensi pers paparan kinerja perseroan (25/10).

Ia menjelaskan, hingga Triwulan III-2010, kinerja bank pelat merah itu secara umum meningkat dibanding posisi yang sama tahun 2009. Berdasarkan laporan kinerja perseroan per 30 September2010 (unaudited),aset perusahaan tumbuh 23,31% jadi Rp63,50 triliiun dari posisi yang sama tahun 2009 sebesar Rp 51,50 triliun.

Sementara itu, total kredit yang sedang berjalan (outstanding) mencapai Rp 49,18 triliun pada akhir September 2010, atau meningkat 29% jika dibanding periode sama tahun lalu Rp 38,12 triliun. cahyo
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130