Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Genjot FLPP Rp 5 T

Sumber: Investor Daily, 06 Mei 2011
06/05/2011
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bakal menggenjot penyaluran kredit fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (FLPP) sebesar Rp 5 triliun hingga Oktober mendatang. Paling tidak, penyaluran FLPP tersebut sudah dapat terpenuhi sebelum tahun ini berakhir.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bakal menggenjot penyaluran kredit fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (FLPP) sebesar Rp 5 triliun hingga Oktober mendatang. Paling tidak, penyaluran FLPP tersebut sudah dapat terpenuhi sebelum tahun ini berakhir.

"Kami harap angka itu bisa terealisasi pada Oktober 2011, sehingga di akhir tahun sudah bisa bernafas lega karena target telah terpenuhi," kata Direktur BTN Irman A Zahirrudin di Jakarta, Rabu (4/5).

Irman mengatakan, sampai akhir Maret BTN baru menyalurkan FLPP sebanyak Rp 942 Miliar. Penyaluran kredit dalam tiga bulan pertama 2011 tersebut masih relatif rendah dibanding target BTN pada tahun ini yang mencapai Rp 6 Triliun.

Permintaan kredit pemiliksn rumah (KPR) menurut Irman memang cenderung rendah pada Kuartal I. Selanjutnya pada Kuartal II, permintaan KPR juga masih relatif sama dan kemudian akan meningkat pada Kuartal III dan mencapai puncaknya pada Kuartal IV.

Meski permintaan KPR biasanya mencapai puncak pada Kuartal IV, Irman berharap, target FLPP sebanyak Rp 6 Triliun sudah dapat terpenuhi maksimal pada awal kuartal IV - 2011. "Kalau target sudah dicapai, kan saya tinggal kipas-kipas di sisa akhir tahun," kata dia.

Irman memaparkan, pada kuartal II ini, penyaluran FLPP BTN diharapkan bisa mencapai Rp 1,5 Triliun sehingga sisa Rp 3,5 Triliun tinggal dikejar pada semester II - 2011. Meski demikian, penyaluran FLPP tetap harus didukung ketersediaan produk di lapangan.

Irman mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi dalam penyaluran FLPP adalah ketersediaan rumah untuk dibiayai. Padahal, BTN siap mendanai 120 ribu unit rumah melalui FLPP pada tahun ini.

Sampai akhir Maret 2011, perseroan telah membiayai 24 ribu unit rumah melalui program ini. Penyaluran FLPP dalam empat produk yaitu KPR Sejahtera Tapak, KPR Sejahtera Susun, KPR Sejahtera Syariah Tapak, dan KPE Sejahtera Rusun.

FLPP merupakan program pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk penyediaan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Program tersebut dibuat untuk membantu masyarakat berpendapatan rendah dan menengah agar memiliki hunian. Fasilitas tersebut menjanjikan tingkat suku bunga 8,15 - 9,95% dan bersifat tetap dengan jangka waktu kredit hingga 15 tahun.

Kemenpera menargetkan program FLPP bakal membiayai 210 ribu unit rumah pada tahun ini. Sebanyak 120 ribu unit rumah akan dipenuhi dari BTN, 50 ribu unit dari PT Bank Bukopin Tbk, 20 ribu unit dari BPD, dan 20 ribu unit dari PT Bank Negara Indonesia Tbk serta bank-bank lainnya. Total nilai FLPP pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 9,5 Triliun. (epa)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130