Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Kucurkan Kredit Konstruksi Rusun

12/03/2008
 
New Page 1 Kamsari NERACA Jakarta-Bank Tabungan Negara (BTN) membuktikan komitmennya dalam mendukung proyek pembangunan rumah susun milik seribu tower. Selain menyediakan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) bersubsidi, BTN juga menyiapkan kredit konsruksi. "BTN telah mengucurkan kredit konstruksi untuk 15 Menara Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di empat lokasi di Jakarta," ujar Kepala Divisi Hukum dan Hubungan Perusahaan BTN, Rinna Mona Lindyana di Jakarta, Kamis. Menurut Rinna, keempat lokasi proyek rusunami yang memperoleh kucuran kredit konstruksi tersebut adalah Cengkareng, Cawang, Daan Mogot, dan Pulo Gebang. "Kredit konstruksi tersebut diberikan kepada empat pengembang karena ada satu pengembang yang membangun 10 menara Rusunami yang ada di Cengkareng," kata Rinna. Rinna menyebut, kredit konstruksi yang telah disalurkan mencapai Rp332 miliar. Sementara total alokasi kredit BTN tahun 2008 untuk pembiayaan Rusunami sebesar Rpl triliun. Sebelumnya, BTN telah menyiapkan anggaran senilai Rpl triliun pada tahun 2007, namun karena belum terserap pasar, dana tersebut akhirnya dialihkan untuk kredit pembiayaan lain. Saat itu, ucap Rinna, pembangunan Rusunami belum dimulai. Rinna menguraikan, saat ini BTN juga tengah memproses KPA bersubsidi untuk sekitar 4000 unit rusunami. Dana yang dialokasikan untuk KPA tahun 2008 sekitar Rp500 miliar. "Tapi angkanya masih bisa bertambah tergantung kredit yang diambil," jelasnya. Dia memaparkan, KPA bersubsidi baru dapat dicairkan apabila pembangunan fisik Rusunami sudah ada yang selesai. "Saat ini, sudah ada dari permohonan KPA terse but yang direalisasikan secara bertahap dengan melihat pembangunan fisik di lapangan," tuturnya. Rinna mengatakan, bisa saja masyarakat yang akan membeli rumah memanfaatkan KPA indent dalam arti cicilan sudah mulai dibayar meskipun bangunan belum berdiri. "Memang banyak permintaan seperti itu. Hanya saja kami baru dapat menyetujui untuk pengembang yang rekam jejaknya sudah ketahuan. Kami tetap mendahulukan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance, GCG)," ujarnya. BTN dalam tahun 2008 telah menganggarkan realisasi kredit baru sebesar Rpl0,04 triliun. Sampai Februari 2008 telah terealisasi sebesar Rp 1,4 triliun dengan jumlah rumah sebanyak 19.953 unit Sedangkan untuk Rumah Sederhana Sehat (RSH) sampai Februari 2008 telah direalisasikan BTN sebesar Rp533 miliar, dengan jumlah rumah 13.320 unit. Menurutnya, dalam rangka mendukung program perumahan maka per tanggal 1 Maret 2008 BTN kembali menurunkan suku bunga kreditnya rata-rata antara 1 sampai 1,25 persen. Penurunan kredit ini hanya berlaku untuk realisasi kredit baru.*
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130