Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Langsung Buka 60 Kantor Kas

Sumber: Investor Daily
10/02/2010
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka 60 kantor kas sekaligus pada perayaan HUT Ke-60, kemarin. Sepanjang tahun ini manajemen berencana menambah 100 kantor kas yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka 60 kantor kas sekaligus pada perayaan HUT Ke-60, kemarin. Sepanjang tahun ini manajemen berencana menambah 100 kantor kas yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengatakan, 100 kantor kas baru itu akan berada di setiap kompleks perumahan. "Setelah melewati mapping (pemetaan), kami melihat kekuatan BTN berada di perumahan. Jadi, kios yang ditambah 100 unit tahun ini seluruhnya kami tempatkan di perumahan," kata Iqbal di sela perayaan HUT BTN Ke-60 di Jakarta, Selasa (9/2).

 
Upaya mendirikan lOO kios, lanjut dia, dapat menekan biaya operasional perseroan, karena lebih murah ketimbang mem­buka kantor cabang. Untuk setiap kios, perseroan hanya perlu menempatkan empat orang karyawan untuk melayani masyarakat yang ingin menyimpan uangnya.

 
"Kami juga ingin memperkuat posisi dana murah agar penurunan bunga kredit bisa lebih cepat," katanya.
Selain meluncurkan 60 kios, manajemen berencana pula menambah 60 kantor pos online dari rencana 500 kantor pada 2010. Iqbal mengaku, hingga kini sebanyak dua ribu kantor sudah terhubung secara online melalui jaringan kantor pos.

 
Di usinya yang ke60, BTN berhasil menempati posisi ke10 bank terbesar dari segi aset. Iqbal mengaku, dalam rencana kerja yang disusun untuk periode 2009-2011, seluruh target tersebut sudah berhasil direalisasikannya pada 2009.

 
Ditanya sasaran peringkat aset ke depan, dia menganggap kenaikan laba lebih penting dibandingkan kenaikan aset.
"Kami tidak memiliki target menjadi bank keberapa dari segi aset. Bagi kami aset tidak perlu terlalu besar, yang penting labanya," ujar dia.

 
Guna mendukung kenaikan aset, Iqbal menilai, BTN harus memperkuat basis teknologi informasinya. Hal ini diperlukan untuk menyasar sektor ritel.

 
Sepanjang 2009, perseroan telah menghabiskan biaya Rp 200 miliar untuk pengembangan teknologi informasinya. "Ta­hun ini kami belum anggarkan. Yang jelas pengeluaran 2009 mulai terasa manfaatnya tahun ini," tutur dia. (tya)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130