PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membuka kantor regional di Bekasi. Pembukaan itu dimaksudkan untuk menangkap peluang bisnis di sana.
"Persaingan pada bisnis perbankan mendorong BTN untuk melakukan banyak perubahan. Bank harus segera menangkap peluang bisnis yang ada, disamping ia harus dapat berbenah diri dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggannya," ujar Direktur Utama BTN Iqbal Latanro saat Pembukaan Kantor Regional di Kota Harapan Indah, Bekasi, Senin (2/8).
Menurut Iqbal, kantor regional atau biasa disebut Kantor Wilayah (kanwil) I BTN tersebut akan menjadi tonggak sejarah pertama bagi BTN memulai sebuah perubahan. Kanwil inilah yang nantinya akan menjadi kepanjangan tangan manajemen dalam memfasilitasi sekaligus mengeksekusi potensi bisnis yang ada di sekitar wilayah itu.
"Selain itu, tujuan dibentuknya Kanwil ini antara lain untuk mempermudah koordinasi antara pusat dan cabang. Dengan hadirnya Kanwil ini, diharapkan koordinasi dan efisiensi akan menjadi lebih baik karena sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada Kanwil, maka kantor cabang dapat langsung berkoordinasi tanpa harus ke kantor pusat," jelas Iqbal.
Kanwil ini merupakan proyek percontohan (pilot project) sekaligus Kanwil pertama yang dibangun dari empat Kanwil yang direncanakan akan beroperasi setelahnya. Kantor ini sekaligus akan membawahi cabang BTN di Jawa Barat dan Jabodetabek.
Dengan upaya ini, perusahaan dapat memangkas waktu, biaya dan birokrasi, yang merupakan bagian dari efisiensi untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
Menurut Iqbal, upaya ini juga sekaligus sesuai dengan prinsip perusahaan yang akan menerapkan sistem baru dalam persetujuan pemberian kredit (e-Loan) dan penagihan atau pembinaan kredit baru (e-Coll).
Sistem baru tersebut saat ini sedang dalam progres pilot project di cabang-cabang besar Bank BTN. "Kami menargetkan sistem tersebut dapat diimplementasikan juga tahun ini. Prinsipnya, kami akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dengan potensi dan peluang yang ada," pungkas Iqbal. MLF