Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Masih Bahas Rencana Emisi Obligasi Rp 750 Miliar

11/05/2005
 
Jakarta, NERACA             PT Bank Tabungan Negara (BTN) masih akan membahas atau mengevaluasi kondisi pasar untuk menentukan apakah rencana penerbitan obligasi sebesar Rp 750 miliar dapat segera dilaksanakan atau tidak.             “Pada Jumat nanti (6/5), direksi akan rapat lagi untuk mengevaluasi apakah kondisi pasar sudah kondusif lagi atau belum,” kata Dirut BTN, Kodradi diGedung DPR/MPR Jakarta, Rabu (03/5).             Ia menyebutkan, yang menjadi perhatian pihaknya adalah kapan waktu yang tepat untuk menerbitkannya sementara mengenai besarnya yaitu Rp 750 miliar tidak akan berubah.             “Untuk penerbitan sebelum Juni 2005, kita masih menggunakan laporan keuangan per Desember 2004, tetapi kalau sudah lewat dari Juni 2005, maka pihaknya harus menyiapkan laporan keuangan per Maret 2005 yang sudah diaudit. Jadi batasannya adalah sampai Juni,” katanya.             Obligasi itu rencananya dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 4 Mei 2005 dengan masa book building 24 Maret hingga 7 April 2005, masa penawaran 26 hingga 28 April 2005.             Kodradi menyebutkan, rencana penerbitan obligasi itu merupakan tindak lanjut dari rencana bisnis perusahaan tahun 2005. Berdasarkan rencana itu, BTN akan menerbitkan obligasi XI senilai Rp 750 miliar pada semester I tahun 2005.             Obligasi itu terdiri dari dua seri yaitu Seri A dengan jangka waktu selama lima tahun dan Seri B berjangka waktu tujuh tahun.             Obligasi itu ditawarkan dengan bunga tetap antara 10,25% gingga 11,25%. Sebelumnya BTN juga menerbitkan obligasi dengan bunga 12,25%.             Seluruh dana dari emisi obligasi digunakan untuk pembiayaan kredit. Pada tahun 2005 ini, kredit baru yang akan disalurkan oleh BTN mencapai Rp 4,08 triliun.             Penerbitan obligasi itu ditunda karena kondisi pasar kurang menguntungkan yang terlihat dari suku bunga yang ditawarkan oleh calon investor.             “Kondisi pasar beberapa waktu lalu kurang kondusif, pasar masih minta bunga diatas 11%, padahal dari Rp 750 miliaritu sebagian ada yang jangka waktunya tujuh tahun. Namun Jumat nanti direksi akan mengevaluasi kondisi pasar,” katanya.     
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130