Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Minta Kejelasan Status 4.000 Debitor di Lapindo

29/12/2006
 
New Page 1 JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (BTN) meminta pemerintah bersikap objektif dalam menangani sedikitnya 4.000 debitor yang terkena dampak lumpur panas Lapindo, Porong, Sidoarjo. Total fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang dikucurkan BTN bagi para debitor tersebut mencapai Rp 113 miliar. "Kami sudah menunjuk lawyer untuk menangani kasus debitor di Lapindo. Mudah-mudahan ke depan ada kemajuan yang berarti," ujar Direktur Utama BTN Kodradi di Jakarta, Rabu (27/12) Sebelumnya, pemerintah akan mengganti perumahan warga yang tenggelam akibat luapan lumpur panas Lapindo. Namun, apabila luapan lumpur panas tersebut hanya berkisar satu centimeter hingga satu meter, pemerintah tidak akan menggantinya. Kodradi berharapa pemerintah memberlakukan status debitor BTN yang terkena luapan lumpur Lapindo sama seperti bencana alam tsunami di Aceh dan gempa bumi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, Kepala BTN Cabang Sidoarjo Utoyo Adi Purwanto meminta kepada Timnas Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (PSLS) untuk dilibatkan dalam proses pembayaran ganti rugi rumah warga, khususnya warga yang tinggal di Perumahan Tanggulangi Anggun Sejahtera (TAS) I. Permintaan itu dilakukan karena warga korban lumpur yang tinggal di Perumahan TAS I adalah kreditor BTN dalam upaya kepemilikan rumah. Targetkan Rp 7,84 T Pada bagian lain penjelasannya, Kodradi mengatakan, tahun depan BTN menargetkan kredit perumahan sebesar Rp 7,84 triliun atau meningkat 36% dibanding proyeksi 2006 sekitar Rp 5,76 triliun. "Proyeksi tahun ini pun bisa kami lampaui, sampai 22 Desember lalu, realisasi kreditnya sudah mencapai Rp 5,82 triliun," jelas Kodradi. Hingga 22 Desember lalu, BTN merealisasikan KPRSH bersubsidi bagi 68.470 unit rumah atau naik 6.371 unit dibanding 2005 yang berjumlah 62.099 unit rumah. "Bila ditambah KPRkomersial, pada 2005 kami mencatat 78.287 unit rumah, sedangkan tahun ini hingga 22 Desember lalu baru mencapai 76.545 unit rumah," jelas Kodradi.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130