Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Optimis Salurkan Kredit Hingga 30% di 2011

Sumber: OkeZONE, 13 Desember 2010
03/01/2011
PT Bank BTN Tbk (BTN) Optimis pertumbuhan kredit akan mencapai 25-30 persen di tahun 2011 mendatang. Pertumbuhan kredit tersebut masih akan ditopang dari penyaluran kredit di sektor kredit perumahan (KPR).
 
PT Bank BTN Tbk (BTN) Optimis pertumbuhan kredit akan mencapai 25-30 persen di tahun 2011 mendatang. Pertumbuhan kredit tersebut masih akan ditopang dari penyaluran kredit di sektor kredit perumahan (KPR).

Potensi pertumbuhan kredit masih tetap tinggi dan perbankan diperkirakan tetap akan meningkatkan ekspansi kredit untuk menghindari disinsetif dari pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia (BI) seputar Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Giro Wajib Minimum (GWM).

"BTN Optimis 2011 target pertumbuhan kredit sekira 25-30 persen," ujar Direktur Utama BTN Iqbal Latanro ketika ditemui pada acara workshop wartawan yang diselengarakan oleh bank BTN, di Hotel Aston Primera, Pasteur, Bandung, Sabtu (11/12/2010).

Iqbal menilai tahun 2011 mendatang, penyaluran kredit oleh perbankan akan lebih tinggi dibandingkan tahun ini dan tetap berada di atas 20 persen.

"Tahun 2011 kredit perbankan diperkirakan dapat melanjutkan pertumbuhan dengan angka yang lebih tinggi tahun 2010, diharapkan di atas 20 persen," jelasnya.

Sementara itu, untuk pencapaian dana pihak ketiga di tahun 2011 mendatang, ditargetkan akan tumbuh lebih dari 20 persen dibandingkan tahun ini."Dana pihak ketiga untuk 2011 diperkirakan tumbuh diatas 20 persen," bebernya.

Sebagai bank yang concern menyalurkan kredit perumahan, BTN menilai bahwa faktor pertumbuhan kredit tahun depan akan ditopang dari tingkat pertumbuhan ekonomi. Meskipun kontribusi KPR terhadap PDB masih rendah yaitu baru sekira dua persen, namun pertumbuhan per kapita yang makin tumbuh akan meningkatkan permintaan pasar perumahan.

"Saat ini terdapat backlog perumahan di Indonesia sekira 8,5juta. Disamping itu setiap terdapat tambahan kebutuhan rumah baru 800ribu unit karena pertambahan penduduk. Kemampuan supply rumah baik rumah formal maupun swadaya hanya sekira 400 ribu unit per tahun. Dengan demikian setiap tahun terjadi penambahan backlog sebesar 400 ribu per unit," tuntasnya.(adn)(rhs)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130