BTN Proses 10.000 Pemohon KPA Rusunami
New Page 1 JAKARTA - Wakil Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Evi Firmansyah mengatakan, hingga kini pihaknya tengah mencatat 10.000 pemohon kredit pemilikan apartemen (KPA) rusunami. Sementara itu, yang sudah akad sebanyak 200 unit yang tersebar di
21 menara. "Dari 10.000 pemohon KPA yang masuk, 2.500 pemohon dalam tahapan pemasukan berkas, 1.800 pemohon dalam proses wawancara, dan 1.100 pemohon sudah diterbitkan Surat Persetujuan Pemberitahuan Pembenan Kredit (SP3K)-nya," kata Evi Firmansyah, yang ditemui
di sela-sela pameran hunian bersubsidi di Balai Kartini, Selasa (29/7). Pada bagian lain, Evi juga menjelaskan bahwa pihaknya menjamin dapat memberikan persetujuan kredit pemilikan rumah (KPR) dalam satu hari sepanjang aplikasi dari pemohon lengkap. Untuk
kredit konstruksi tidak lebih dari tujuh hari setelah aplikasi diterima. Terkait rencana Initial Public Offering (IPO), menurut Evi, untuk sementara ini sudah memasuki tahap akhir, yakni penjaminan emisi (underwriter) yang sudah diseleksi untuk mengejar tahun
2008 ini. "Kita optimistis dari IPO tersebut akan mendapatkan dana segar Rp 2 triliun yang nantinya akan dipakai untuk memperkuat kredit," kata dia. (sat)