Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Siapkan Kredit Rusunami Rp 1 T

10/04/2007
 
Jakarta, PT Bank Tabungan Negara (BTN) akan menyediakan dana sekitar Rp 1 Triliun untuk mendanai pembangunan kepemilikan rumah susun sederhana (rusunami) di Provinsi DKI Jakarta.   Pemerintah berencana membangun 1.000 rusunami di kota-kota besar yang berpenduduk lebih dari 1,5 juta jiwa, antara lain DKI Jakarta, Batam, Medan,, Palembang, dan Makasar.   Direktur Treasuri dan Syariah Bank BTN Iqbal Latanro mengugkapkan hal tersebut usai menghadiri rapat yang membahas percepatan pembangunan 1.000 rusunami. Rapat dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres di Jakarta, Rabu (14/3).   Meneg Perumahan Rakyat Yusuf Asyari, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Ketua Umum DPP REI Lukman Purnomosidi hadir dalam rapat tersebut.   Bank BTN memiliki Cros Business pada perumahan, termasuk kontruksi rusunami. Dalam rencana bisnis yang telah disetujui rapat umum pemegang saham, kami menganggarkan Rp 1 triliun kredit untuk proyek pembangunan rusunami,“Kata Iqbal.   Iqbal mengatakan, fleksibelitas Bank BTN memenuhi tingginya likuiditasnya. Namun, proses pemberian kredit tetap menggunakan mekanisme pendekatan bisnis. Manajemen BTN menilai, pembangunan proyek-proyek rusunami layak dibiayai secara bisnis.   Tunggu Aturan Lebih jauh dia mengatakan, sumber pengembalian kredit susunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) berasal dari APBN.Sedangkan rusunami bersumber dari pengembalian kredit perseroan.“Bentuk kredtnya berubah dari kredit konsumsi menjadi kredit kepemilikan rusunami. Seperti kepemilikan rumah sederhana, dana tersebut bisa di-revolving kalau penjualan sudah ada, Ujar dia,   Pengembalian kredit rusunami mencapai Rp 1,3 juta per bulan dengan grace period satu tahun. Kredit dibayar pada tahun  ketiga. Bank menentukan bunga 13,5% tapi pemerintah bersedia menyubsidi menjadi 10%.   Semnetara itu, menneg perumahan Rakyat Yusuf Asyari menambahkan, pemerintah sedang memfinalisasi aturan besaran pajak pertambahan nilai (PPN) untuk kredit kepemilikan rusunami.   Menurut dia, pembangunan rusunawa dan rusunawa di DKI Jakarta sangat erat kaitannya dengan upaya penanggulangan bahaya banjir. (nov)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130