Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Syariah Tambah Enam Cabang Baru

12/04/2006
 
New Page 1 Iqbal Lantaro Direktur BTN Memang masih rugi karena usianya baru satu tahun. Tapi totalkerugiannya di bawah proyeksi. JAKARTA BTN Syariah bakal menambah enam kantor cabang baru. Hal itu dilakukan untuk mempercepat dan memperluas layanan syariah menyusul ditetapkannya peraturan BI tentang outlet syariah di gerai konvensional. Direktur BTN, Iqbal Lantaro, beberapa waktu lalu menegaskan keenam cabang baru itu akan dibangun di wilayah kerja Bank Indonesia. Dengan membuka cabang syariah di wilayah kerja BI, BTN bisa melanjutkannya dengan menambah gerai layanan syariah di outlet BTN konvensional. "Kami berterima kasih atas ditetapkannya peraturan tentang office channelling," katanya. Kebijakan itu dapat meningkatkan pangsa pasar bank syariah termasuk BTN Syariah. Keenam cabang baru yang akan dibuka di antaranya berlokasi di Bogor, Bekasi, Medan, Batam, dan Tangerang. Kelima cabang ini menurut dia sudah siap beroperasi. Semula, kata Iqbal, BTN memang berniat ekspansi tahun ini. Namun karena ada keputusan office channelling, rencana itu diganti dengan membuka layanan syariah di gerai konvensional. Ditanya soal kapan memulai layanan syariah, Iqbal menyatakan BTN sedang mempersiapkan diri. Menurut dia, BTN sedang menyiapkan teknologi informasi dan sumber daya insani. "Untuk membuka layanan syariah di outlet konvensional, kami butuh sistem online." Dengan cara itu, penyetoran yang dilakukan di gerai konvensional langsung tercatat di cabang syariah yang satu lokasi dengan outlet konvensional. BTN juga sedang memilih kantor mana saja yang akan ditempatkan layanan syariah. BTN berharap membuka 20 layanan syariah tahun ini. BTN berharap outlet syariah juga dilayani customer service secara khusus. Ditanya kapan mewujudkan layanan syariah, Iqbal menyatakan tahun ini. Namun waktu persisnya, menurut dia belum ditetapkan. "Kami harapkan tahun ini. Mungkin semester II sudah bisa." Menyinggung kinerja BTN Syariah, Iqbal menyatakan sangat baik. "Memang masih rugi karena usianya baru satu tahun. Tapi total kerugiannya dibawah proyeksi yang ditetapkan manajemen," katanya. Dia berharap dalam waktu singkat unit usaha syariahnya bisa membukukan laba. Potensi pembiayaan rumah secara syariah menurut dia cukup besar. Hanya saja karena akses masyarakat terhadap layanan syariah masih kurang masih banyak potensi yang tidak terealisasikan. Sebelumnya, kepala unit usaha syariah Bank BTN, Willy Aryati, menyatakan BTN Syariah siap menyerap subsidi KPR bagi konsumen rumah sehat sederhana (RSS). BTN memperkirakan akan menyerap subsidi bagi 200 unit rumah. "Kita maunya dapat menyerap subsidi pemerintah bagi 200 unit rumah," kata Willy. tid  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130