Eng Ind
Home > BTN Info > Info > Berita BTN > BTN Tahan Suku Bunga Kredit

BTN Tahan Suku Bunga Kredit

10/02/2011
Bank Tabungan Negara (BTN) tidak akan menaikkan suku bunga kredit dalam waktu dekat meskipun Bank Indonesia sudah menaikkan BI Rate menjadi 6,75 persen. Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro mengatakan, akan mengkaji terlebih dahulu dampak kenaikan BI rate sebesar 0,25 persen tersebut terhadap biaya dana BTN.


Bank Tabungan Negara (BTN) tidak akan menaikkan suku bunga kredit dalam waktu dekat meskipun Bank Indonesia sudah menaikkan BI Rate menjadi 6,75 persen. Direktur Utama Bank BTN Iqbal Latanro mengatakan, akan mengkaji terlebih dahulu dampak kenaikan BI rate sebesar 0,25 persen tersebut terhadap biaya dana BTN.

"Jadi, kita tidak akan serta-merta menaikkan suku bunga kredit," ujarnya di Jakarta, Sabtu (5/2).

Selain suku bunga komersial, lanjutnya, BTN juga tidak akan menaikkan suku bunga untuk program subsidi perumahan dalam bentuk fasilitas likuiditas perumahan (FLPP). BTN telah memiliki komitmen dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk memberikan suku bunga FLPP sebesar 8,15 persen hingga 8,5 persen.

"Evaluasi suku bunga FLPP akan dilakukan satu tahun sekali. Jadi, sampai saat ini kami tetap akan memberlakukan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP sesuai ketentuan semula dan tidak akan menaikkannya," imbuh Iqbal.

Menurut Iqbal, pihaknya akan melakukan strategi guna menyiasati kenaikan BI rate. Antara lain, dengan aktif mencari sumber dana murah. Kebijakan ini dilakukan dengan cara membuka kantor cabang baru.

Tahun ini BTN menargetkan bisa membuka 200 kantor kas baru di seluruh Indonesia. Dengan demikian, Iqbal berharap BTN bisa mendapatkan dana murah dari masyarakat guna memperbaiki biaya dana BTN.

Untuk tahun ini, BTN menargetkan pertumbuhan KPR sebesar 25 hingga 30 persen pada 2011. Perseroan optimistis permintaan rumah pada tahun ini masih cukup baik. (wulan tunjung palupi)