Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Tambah Jaringan Layanan Melalui Sistem Online Dengan Kantor Pos

17/05/2005
 
Jakarta, 10/5 (ANTARA) – PT Bank Tabungan Negara (BTN) menambah jaringan pelayanan nasabah setelah mengembangkan sistem online dengan PT Pos Indonesia yang merupakan peningkatan antara dua pihak yang telah dibina sejak tahun 1971.             “Melalui kerjasama ini jaringan kantor layanan BTN secara online bertambah menjadi 292 kantor, untuk memperkuat jaringan saat ini yang meliputi 44 kantor cabang, 81 kantor cabang pembantu, 76 kantor kas, 208 ATM Batara dan 5695 ATM Link bersama,” kata Kodradi di Jakarta, Selasa.             Terkait hal itu pada hari itu juga telah dilakukan penandatanganan perjanjian antara PT Bank Tabungan Negara (BTN) dengan PT Pos Indonesia yang dilakukan langsung oleh kedua Direktur Utama kedua BUMN tersebut Kodradi (BTN) dan Alinafiah (Pos Indonesia).             Menurut Kodradi, perjanjian ini merupakan kelanjutan kerjasama pada tahun 1984 di bidang penerimaan setoran angsuran KPR dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki PT Pos Indonesia. Namun dengan sistem online yang dikembangkan saat ini, maka layanan tidak terbatas pada pemabayaran KPR tetapi juga transaksi tabungan.             Melalui kerjasama ini Bank BTN mendapatkan dari sisi penambahan jaringan kantor layanan, sedangkan bagi PT Pos Indonesia disamping mendapatkan tambahan pemasukan (free base income) juga keuntungan dari kerja sama mitra bisnis.             Hal ini diakui Dirut PT Pos Indonesia, Alnafiah yang mengatakan, disamping Bank BTN, juga telah menjalin kerjasama dalam hal layanan perbankan dengan Bank BNI dan Bank Muamalat Indonesia, serta tidak tertutup kemungkinan dengan bank lainnya.             Kodradi lebih lanjut mengatakan, tahap awal kerjasama ini akan ditindaklanjuti melalui “pilot project” pada Juli 2005 di kantor pos yang masing-masing dilaksanakan di Jakarta (satu kantor pos), Medan (10), Bandung (1).             Kemudian pada bulan Agustus diharapkan 292 kantor pos sudah online yang tersebar di 11 wilayah di Indonesia (Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Irian Jaya).             Kodradi berharap dengan adanya penambahan jaringan layanan nasabah maka kinerja perusahaan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.             Dia menunjuk berdasarkan laporan keuangan Bank BTN per 31 Maret 2005 aset Rp 26,3 triliun, laba setelah pajak Rp 141 miliar, dana pihak ketiga Rp 17,2 triliun, kredit yang disalurkan Rp 13 triliun, rasio kredit yang bermasalah (non performing loan) 1,05 persen net, rasio kecukupan modal (CAR) 18,8 persen, rasio aset (ROA) 2,06 persen, rasio modal (ROE) 44,14 persen, rasio pinjaman dan deposito (LDR) 75,45 persen, keuntungan bunga bersih (NIM) 5,06 persen.             Sebagai perbandingan pada periode yang sama tahun 2004 kinerja Bank BTN sebagai berikut aset Rp 25,6 triliun, laba Rp 104 miliar, dana pihak ketiga Rp 18,1 triliun, kredit yang disalurkan Rp. 11,23 triliun, NPL 3,1 persen net, CAR 14,4 persen, ROA 1,6 persen, ROE 51,63 persen, LDR 61,87 persen, dan NIM 5,26 persen. (T.G001/B/M012/M012) 10-050-2005 22:03:33 NNNN
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130