Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN Telah Salurkan KPR untuk 28.192 RSH sejak Januari hingga Mei 2005

08/06/2005
 
Jakarta, NERACA Bank Tabungan Negara (BTN) menyatakan selama lima bulan terakhir ini atau sejak Januari hingga akhir Mei 2005 telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Sederhana Sehat (KPRS-H) untuk 28.192 unit dengan nilai Rp 741,6 miliar. “Jadi,sejak Januari hingga Mei 2005 lalu, BTN sudah menyalurkan KPR untuk 28.192 unit RSH dengan nilai Rp 741,6 miliar. Pencapaian sebanyak itu seharusnya perlu dicatat sebagai prestasi karena sudah melebihi periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama BTN, Kodradi, di Jakarta, akhir pekan lalu. BTN sendiri pada 2005 ini berencana menyalurkan KPRS-H sebanyak 75 ribu unit atau lebih tinggi dibanding 2004 yang terealisasi 68 ribu unit. “Penyaluran KPR sebanyak itu merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah membangun 225 ribu unit RSH selama 2005,” ucap Kodradi. Sementara dari 100% total kredit yang disalurkan pada 2005 ini,BTN akan mengalokasikan 92% kredit barunya untuk kredit perumahan dan pendukung perumahan sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perbankan (RKAP) 2005. “ Dari total kredit baru yang dialokasikan sebesar Rp 4,1 triliun, sebanyak Rp 3,8 triliun atau 92 persennya merupakan kredit perumahan dan kredit pendukung perumahan,”kata Kodradi. Meski begitu menurut dia,sesuai RKAP juga direncanakan untuk mengurangi risiko maturity mismatch dengan mengurangi ketergantungan dana-dana jangka pendek dan menggantikan dengan instrumen keuangan berjangka menengah/panjang. Upaya membatasi dana-dana jangka pendek dilakukan dengan mengurangi deposan lembaga sebesar Rp 1 triliun, serta menggantikannya dengan dana ritel Rp 1,5 triliun. Sementara untuk memperbesar sumber dana jangka panjang telah direncanakan untuk menerbitkan surat utang (obligasi) berjangka waktu sampai dengan tujuh tahun sebesar Rp 850 miliar yang terdiri dari Obligasi BTN XI Rp 750 miliar dan Obligasi Syariah BTN I Rp 100 miliar. Menurut Kodradi, BTN telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada 2 juta nasabah dengan nilai Rp 21 triliun dalam kurun waktu 28 tahun (1976-2004) dengan demikian menempatkannya sebagai bank yang memfokuskan bisnisnya dibidang perumahan. “Selanjutnya dalam rangka mendukung upaya BTN untuk menjadi anchor bank di bidang perumahan telah dilakukan upaya memperkuat struktur permodalan diantaranya melalui penerbitan saham Initial Public Offering,” katanya. Meskipun saat ini BTN bukan termasuk bank yang mendapat prioritas untuk go public lanjut di, terkait hal tersebut manajemen telah membentuk Tim Persiapan Privatisasi BTN dengan menerbitkan SK Direksi No. 121 tahun 2001 lalu. “IPO ini apabila disetujui akan dilaksanakan tahun 2006 mendatang,” sebutnya. Kodradi juga menjelaskan, realisasi kredit mikro, kecil, dan menengah BTN sebesar Rp 3,74 triliun atau 93,85% dari total kredit 2004 sebesar Rp 3,98 triliun. Sebagian besar kredit yang ditawarkan terkait pembiayaan perumahan dan industri ikutannya. Disebutkan pula, BTN dipercaya untuk menyalurkan KPR bersubisidi (RSH) sebesar Rp 13,4 triliun (lebih dari 1,7 juta debitur) dalam kurun waktu 1976 sampai dengan April 2005.Selain itu,BTN juga dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Mikro dan Kecil (KUMK) yang sumbernya dari Surat Utang Pemerintah yang dalam 8 bulan (September 2004-April 2005) telah tersalurkan Rp 84,17 miliar (426 debitur). “Disamping itu BTN juga menyalurkan Kredit Usaha Mikro Layak Tanpa Agunan Tambahan serta Kredit Kepercayaan Usaha Mikro, juga program kemitraan,” ucapnya.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130