Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


BTN alokasikan 90% kredit untuk perumahan

14/01/2005
 
Jakarta (Bisnis): Bank Tabungan Negara (BTN) 2005 masih mengalokasikan kredit terbesarnya yaitu Rp3,67 triliun atau 90% dari plafon kreditnya untuk sektor perumahan dan jasa penunjangnya. Direktur Utama BTN Kodradi mengatakan alokasi itu sudah termasuk plafon untuk KPR 75.000 unit Rumah Sederhana Sehat (RSH) yang alokasikan untuk tahun ini, "Kami masih tetap bermain penuh di sektor perumahan. Tahun ini masih optimis akan berhasil di kredit perumahan ini karena iklimnya cukup baik," katanya di sela-sela lokakarya Pembinaan Perumahan Rakyat kemarin. Dia mengatakan dari Rp4,08 triliun dana yang dialokasikan untuk pengucuran kredit tahun ini, hanya 10% dialokasikan untuk redit di luar sektor perumahan. Menurut dia, perkembangan bisnis properti saat ini berjalan demikian cepat di luar dugaan semula. Salah satu indikatornya, adalah pencapaian bunga KPR yang sudah sampai pada kisaran 11% hingga 14%. Hal itu, katanya, bagi BTN sendiri adalah suatu lompatan yang sangat besar karena belum pernah dalam sejarah pengucuran KPR mencapai kebijakan bunga hanya 13,5%. "Puluhan tahun saya bekerja di sini (BTN) belum pernah tingkat bunga 13,5% itu. Inilah benar-benar luar biasa." Saat ditanyakan kenapa BTN masih tetap memiliki bunga KPR paling tinggi di antara perbankan lain yang sudah bisa meluncur hingga 12%, Kodradi menjawab, semua itu adalah akibat dari jenis sumber pembiayaan BTN yang dominan dari obligasi. Menurut dia, karena keterbatasan sumber pembiayaan yang diperoleh mengharuskan pihaknya banyak terfokus di obligasi yang bunganya mencapai 12,5% hingga 13%. Hal itu, tuturnya, membuat BTN tidak punya pilihan dalam menetapkan besaran bunga KPR menjadi lebih rendah lagi.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130