Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Bank "Jadul" bakal Ditinggalkan

28/04/2008
 
New Page 1 SEORANG konsultan perencanaan keuangan dalam tulisannya di sebuah surat kabar pernah menyatakan, "Agar uang Anda aman, simpanlah di bank yang tidak punya fasilitas ATM dan harus antre panjang saat Anda akan mencairkannya." Nasihat seperti itu diungkapkan dimaksudkan agar nasabah dapat mengelola keuangan dengan baik dan tidak mudah tergoda menggunakan uang untuk hal-hal yang tidak penting dan bukan prioritas. Di satu sisi saran itu memang positif, namun dalam konteks yang berbeda, nasihat itu tentu kurang relevan dengan kebutuhan nasabah, terutama yang berdiam di kota besar dengan semua urusan harus diselesaikan dengan cepat dan praktis. Lagi pula di zaman sekarang, apakah masih ada bank yang tidak memiliki fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM)? Hampir semua bank telah online memanfaatkan fasilitas e-banking. Bank yang masih mempertahankan manajemen jadul (jaman dulu), pasti akan ditinggalkan nasabah. Saat ini, sebagian besar layanan e-banking terkait dengan langsung dengan rekening bank. Jenis banking yang tidak terkait dengan rekening biasanya berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (cip dalam smartcard). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis e-banking semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya cenderung terintegrasi atau mengalami konvergensi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki magnetic strip yang memungkinkan transaksi terkait dengan rekening bank dan memiliki nilai moneter yang tersimpan dalam sebuah cip. Maka beralasan jika bank-bank sekarang menjadikan kecanggihan e-banking mereka sebagai barang jualan untuk memikat konsumen. Intinya dengan e-banking, mereka ingin memberikan layanan yang semakin lengkap dan mudah, tuntutan wajar masyarakat modern yang terbiasa ingin cepat, mudah, dan praktis. Layanan terbaik Bank Tabungan Negara (Bank BTN) yang terkenal dengan kredit pemilikan rumah (KPR) rupanya juga menyadari tuntutan seperti itu. Kehadirannya di dunia perbankan secara nyata jelas telah membantu ribuan masyarakat Indonesia untuk mewujudkan impian mereka dalam memiliki rumah idaman secara mudah. Selain itu, salah satu bank tertua di Indonesia ini cikal bakal BTN bernama Postpaarbank didirikan di Batavia pada 1897 - memandang bahwa nasabah BTN juga harus mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi yang di dunia perbankan dikenal dengan sebutan e-banking. Lewat e-banking, BTN berkepentingan memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah bekerja sama dengan jaringan ATM Bersama. Dengan kerja sama tersebut, kartu ATM nasabah BTN dapat digunakan untuk bertransaksi tunai maupun nontunai di lebih dari 12.000 ATM yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama. Di era modern seperti sekarang, nasabah menuntut sebuah pelayanan terbaik dari sebuah bank, terutama dalam hal kelancaran, kecepatan, kemudahan, dan kenyamanan dalam bertransaksi. Lalu apa saja layanan yang diberikan BTN untuk para nasabahnya? Untuk menjawab pertanyaan itu, seorang pejabat BTN kepada Media Indonesia di Jakarta kemarin menjelaskan layanan yang diberikan Bank BTN kepada nasabah sudah dan akan terus dikembangkan seiring dengan meningkat-nya kebutuhan nasabah akan transaksi perbankan. Dia kemudian menyebut peningkatan kualitas layanan itu antara lain pengembangan jaringan kantor dengan membuka jaringan kantor pos online. Layanan itu sudah dilakukan sejak 2005. Seiring dengan semakin canggihnya kemudahan dalam bertransaksi melalui e-banking, BTN juga punya fitur-fitur layanan electronic channel BTN, seperti ATM, phone banking, internet banking, dan mobile banking. Saat ini layanan electronic channel yang sudah ada di Bank BTN antara lain ATM dan mobile banking (SMS Batara). Layanan dan fasilitas model seperti itu pulalah yang kini terus diandalkan BCA, bank yang memiliki jaringan ATM paling banyak di Indonesia. BCA mempunyai berbagai macam channel e-banking, seperti ATM BCA, internet banking yang populer dengan Klik BCA, baik untuk individu maupun bisnis dan mobile banking (m-BCA, SMS Top Up, dan SMS BCA), termasuk channel transaksi pembayaran seperti kartu debit (Debit BCA, Tunai BCA, dan Flazz) ditambah Kartu Kredit BCA. Sampai sedemikian jauh, menurut Advisor BCA Budi Hartono, jenis layanan e-banking yang paling sering digunakan nasabah BCA adalah ATM BCA. Harap maklum, sebab ATM BCA ada di mana-mana, bahkan sampai ke pelosok desa. Seiring dengan berkembangnya jumlah penduduk dan meningkatnya pendapatan masyarakat - mau tidak mau mereka harus berurusan dengan bank - layanan lewat e-banking sudah menjadi kewajiban bagi dunia perbankan untuk menyediakannya. (Gty/S-3) (Media Indonesia)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130