Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Bank BTN pacu kredit untuk RSh

27/02/2007
 
JAKARTA: Bank BTN akan memberi kewenangan lebih luas kepada kantor-kantor cabang dalam memberi persetujuan kredit untuk mempercepat akses kredit ke sektor properti khususnya RSh. Hal itu terkait dengan upaya Bank Tabungan Negara untuk menggenjot realisasi kredit tahun ini Rp7,84 triliun, naik dibandingkan dengan target 2006 sebesar Rp2,4 triliun atau dari realisasi pemberian kredit 2006 yang sebesar Rp2,74 triliun. Sayangnya, meskipun dari sisi kredit seluruhnya termanfaatkan, kenyataannya dari sisi target unit rumah gagal dicapai. Sebagai contoh, menurut Direktur Utama Bank BTN Kodradi, selama tahun lalu pembiayaan rumah sederhana sehat (RSh) diproyeksikan Rp2,4 triliun dengan penjualan 100.000 unit, ternyata realisasinya Rp2,74 triliun, tetapi jumlah rumah yang dibiayai hanya 83.468 unit. "Kami memberi kewenangan pemberian persetujuan kredit hingga Rp5 miliar kepada kantor-kantor cabang untuk mendorong jaringan kantor di daerah bisa lebih maksimal menggarap kredit pembiayaan di sektor properti," ujarnya pada rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR kemarin. Kodradi mengatakan perubahan tersebut dilakukan karena permintaan pengembang di daerah untuk mempermudah pemberian kredit dalam jumlah lebih besar. "Hal ini dilakukan dalam mendukung program percepatan pembangunan perumahan." Kredit umum Batas kewenangan baru tersebut di antaranya dalam kredit umum, kepala cabang utama berwenang memutuskan kredit hingga Rp5 miliar dari Rp3 miliar, wewenang kepala cabang kelas satu menjadi Rp4 miliar dari Rp2 miliar, wewenang kepala cabang kelas dua hingga Rp3 miliar dari Rpl,5 miliar, dan wewenang kepala cabang tiga menjadi Rp2 miliar dari Rpl miliar. Selain itu, tuturnya, dalam kredit umum perorangan kepala cabang berwenang hingga Rp2,5 juta dan kredit pemilikan rumah (KPR) atau nonKPR kepala cabang berwenang memutuskan kredit hingga Rpl miliar. Kodradi mengatakan dalam upaya mendukung program percepatan perumahan pihaknya menurunkan suku bunga kredit. Diajuga menuturkan BTN pada tahun ini juga menargetkan menambah jumlah jaringan kantor. "Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan." (09/Rachmat Sujianto) (.redaksiĀ®bisnis.co.id) Bisnis Indonesia  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130