Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Bayar KPR BTN Bisa Lewat SMS

16/02/2006
 
New Page 1 Kemampuan Perumnas Turun Harmoni, Warta Kota - MALAS antre bayar cicilan rumah di Bank BTN tidak menghalangi niat dalam memenuhi kewajiban membayar utang. Sebab Bank BTN memberi solusi dalam membayar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui layanan pesan pendek (SMS) "Mudah-mudahan layanan SMS ini sudah dapat diterapkan pada pertengahan tahun ini," kata Direktur Pengembangan Produk Bank BTN, Iqbal Latanro disela-sela program undian berhadiah nasabah Tabungan Batara dan Batara Prima Bank BTN di Jakarta, Senin (13/2). Fasilitas SMS Bank BTN sebenarnya sudah ada sejak tahun 2004, namun baru melayani fasilitas pemindah buku dan informasi saldo belum melaksanakan transaksi seperti pembayaran tagihan termasuk KPR, ujar Iqbal. Oleh karenanya dalam program hadiah kali ini, Bank BTN mengambil tema "Gelar Undian Berhadiah di Ujung Jari" dengan maksud agar nasabah penabung tertarik menggunakan fasilitas SMS. Iqbal melihat terdapat kecenderungan nasabah Bank BTN yang memanfaatkan fasilitas SMS semakin meningkat sekitar 45 persen sejak diluncurkan tahun 2004 dibandingkan tahun 2005. "Targetnya minimum 10 persen dari total 1,4 juta nasabah Bank BTN yang akan menggunakan SMS dalam melakukan transaksi," kata Iqbal. Selain SMS Banking, Bank BTN pada tahun 2006 juga akan meluncurkan kartu kredit Visa serta memperbesar jaringan pos untuk melakukan transaksi perbankan sampai dengan 1.700 kantor pos pada tahun 2007, jelasnya. Untuk menggunakan SMS Banking nasabah harus melakukan pemrograman dulu (setting) terhadap nomor telepon seluler (ponsel)nya. Saat ini semua operator telepon sudah dapat dilayani, namun diakui sebelumnya baru Telkomsel yang baru dilayani dan diikuti Satelindo dan XL. Program berhadiah untuk tabungan Batara Prima berupa dua tabungan masing-masing senilai Rp 500 juta, tabungan Batara berupa grandprize dua unit rumah masing-masing senilai Rp 1 miliar, serta program undian khusus transaksi jasa layanan dengan undian grandprize dua unit mobil Xenia. Iqbal menambahkan, realisasi kredit Bank BTN tahun 2005 sebesar Rp 5,7 triliun, dengan.jumlah debitur 121.698 melebihi target yang direncanakan sebesar Rp 4,08 triliun dengan jumlah debitur 99.692. Dari jumlah itu, Rp 2,2 triliun disalurkan untuk KPR Rumah Sederhana Sehat sebanyak 78.287 unit dan ini melampaui target yang ditetapkan yaitu 75.000 unit dengan nilai Rp1,7 triliun. Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (PP REI) Lukman Poernomosidi mengatakan, terobosan baru dari Bank BTN dalam membayar angsuran KPR jelas sangat membantu debitur. "Paling tidak jumlah debitur yang telat dalam membayar angsuran KPR bisa dikurangi. Apalagi sekarang ini hampir semua orang memiliki ponsel. Makanya, semakin cepat dilakukan semakin baik hasil yang didapat Bank BTN," kata Lukman. Persoalan dana Sementara itu Perum Perumnas hanya mampu merealisasikan pembangunan rumah sederhana sehat (RSh) sebanyak 3.996 unit dalam tahun 2005 atau mengalami penurunan dibandingkan tahun 2004 sebanyak 5.054 unit. "Sejak krisis, kemampuan Perum Perumnas dalam menyediakan RSh terus mengalami penurunan akibat berbagai permasalahan di antaranya kesulitan likuiditas," kata Direktur Utama Perum Perumnas, Harry A Jasa Slawat. Angka tersebut juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang disetujui Menneg BUMN yang mengharuskan rata-rata tercapai 12.000 unit. Sedangkan tahun 2006 Perumnas ditargetkan 14.312 unit RSh. Harry mengakui salah satu kendala dalam mewujudkan RSh sesuai target akibat persoalan dana murah, karena sejak 1988 tidak lagi mendapatkan dana murah dari pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara kecuali untuk rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) itu pun hanya sampai tahun 2001.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130