Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Berpromosi dengan Membantu Pendidikan Anak Kurang Mampu

24/10/2007
 
New Page 1 Berpromosi dengan Membantu Pendidikan Anak Kurang Mampu Yang bisa kita saksikan, ribuan anak terpaksa putus sekolah karena ketiadaan biaya. Pendidikan merupakan kebutuhan dasar. Dengan pendidikan yang memadai, maka kemampuan dan kualitas seseorang bisa berkembang optimal. Namun, kenyataannya tak setiap orang dapat mengenyam dunia pendidikan. Penyebab utamanya adalah kemiskinan yang masih mendera sebagian masyarakat Indonesia. Yang bisa kita saksikan, ribuan anak terpaksa putus sekolah karena ketidaan biaya. Ini sungguh memprihatinkan. Apa jadinya bangsa ini jika generasi yang akan datang tidak mendapat pendidikan yang layak dan memadai. Kondisi ini membuat banyak pihak prihatin. Lalu mereka melakukan berbagai langkah konkret untuk mengatasinya. Kalangan korporat adalah salah satu pihak yang menaruh kepedulian terhadap masalah ini. Lewat program tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), mereka menyisihkan sebagian keuntungannya untuk membantu dunia pendidikan. Misalnya dengan memberikan beasiswa , dan membantu pendidikan anakanak kurang mampu. Salah satu perusahaan yang menaruh kepedulian tersebut adalah PT Electrolux Indonesia (El). Produsen perangkat elektronik home appliance, termasuk mesin cuci ini, menggelar kegiatan mencuci pakaian gratis bagi masyarakat umum di Plaza Semanggi Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang bertajuk Berbagi Kebahagiaan dengan Mencuci Bersama Electrolux ini bertujuan untuk membantu pendidikan anakanak yang kurang mampu. Selama sepekan, masyarakat dapat membawa pakaian kotornya untuk dicuci dengan menggunakan mesin cuci Electrolux. Pengunjung hanya perlu memperlihatkan bon belanja dari toko mana saja di Plaza Semanggi. "Animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Setiap orang rata-rata membawa 10 hingga 15 pakaian kotor untuk dicuci,'" jelas Marketing Manager PT El, Fransisca Maya. Fransisca mengatakan, dari setiap pakaian yang dicuci, El akan menyumbangkan sebesar Rp 1.000 untuk mendanai program beasiswa pendidikan yang nantinya akan diberikan kepada anak jalanan, "(ni merupakan kegiatan reguler yang kami lakukan. Dengan adanya kegiatan ini kami mencoba memperlihatkan bahwa kami memiliki kepedulian kepada mereka yang kurang beruntung," kata Fransisca. Dalam kegiatan ini, El menggandeng Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN). YNDN inilah yang akan menyalurkan dana yang didapat kepada anak-anak kurang beruntung, anak yatim piatu dan anak korban kekerasan serta pekerja anak sektor informal yang menjadi anak asuhnya. Misalnya adalah para loper koran, penyemir sepatu, kuli angkut dan sebagainya. "Kami sangat menyambut baik kemitraan ini. Karena bantuan yang diberikan El akan sangat berguna bagi anak asuh kami, khususnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka," jelas Ketua YNDN, Roostien Ilyas Selain untuk kegiatan sosial, kegiatan tersebut juga dijadikan ajang untuk memperlihatkan ketangguhan mesin cuci buatan Electrolux. Ini dibuktikan dengan diundangnya Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk menguji mesin cuci bukaan depan selama 48 jam non stop. Bantuan makanan Perusahaan lain yang juga berkomitmen terhadap dunia pendidikan adalah PT Unilever Indonesia. Bekerjasama dengan United Nation World Food Programme (UN WFP), Unilever memberikan bantuan berupa pemberian satu bungkus biskuit 50 gram yang sudah di fortifikasi kepada seluruh siswa SDN Pasir Susukan, Kronjo, Tangerang. Biskuit tersebut diberikan kepada murid pada jam sekolah dan harus dihabiskan selama jam sekolah berlangsung. Selain itu, para murid juga diberikan pendidikan dasar mengenai nutrisi dan gizi. Untuk ke depannya, bantuan yang diberikan tidak hanya berbentuk pemberian biskuit. Namun juga meliputi penyediaan fasilitas kebersihan dan kesehatan di sekolah. "Program tanggungjawab sosial ini merupakan bukti komitmen kami terhadap anak bangsa. Karena itu, kami ingin melihat secara langsung program bantuan yang kami berikan," jelas Brand Manager Blue Band, Syah Rizal Hamdallah. Sementara itu, Bank BTN menjalin kerjasama Sampoerna Foundation dalam hal pelaksanaan program CSR berupa pemberian beasiswa kepada siswa-siswi SMA anak debitur KPR Bank BTN yang berprestasi di sekolah. Bank BTN akan menyiapkan beasiswanya dan Yayasan Sampoerna yang akan mengelola pemberian beasiswa tersebut. Program kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungannya sudah masuk dalam misi Bank BTN yang sudah digariskan sejak tahun 2000. Namun sebelum itu pun kepedulian Bank BTN terhadap masyarakat dan lingkungannya sudah masuk ke dalam misi bisnisnya. Hal ini terbukti dengan kegiatan rutin yang sering dilakukan seperti pemberian beasiswa kepada anak yatim piatu, pembangunan sekolah korban gempa, bantuan korban banjir, bantuan korban tsunami, penghijauan di kawasan kemayoran,puncak, Semarang dan Yogyakarta serta kegiatan sosial lainnya yang secara simbolis dilakukan setiap perayaan HUT BTN. cii/jar
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130