Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


DPR Minta Pemerintah Tahan Laba BTN

10/09/2008
 
New Page 1 JAKARTA - Komisi XI DPR RI akan meminta pemerintah menahan laba PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai cara untuk memperkuat permodalan perseroan. "Kami akan mendorong pemerintah agar laba tersebut dijadikan permodalan BTN supaya program perumahan bagi rakyat dapat berjalan dengan baik," kata Wakil Ketua Komisi XI Endin J Soefihara dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di Jakarta, Selasa (9/9). Hal tersebut dijelaskan Endin terkait rencana penawaran perdana saham (IPO) BTN yang hasilnya nanti diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan BTN. Perseroan berharap mendapat tambahan dana segar hingga sebesar Rp 2 triliun dari penjualan 30-35% sahamnya. "BTN rencananya akan menggunakan dana hasil IPO imtuk menambah kapasitas kredit. Kami targetkan pelepasan saham antara 30- 35%," kata Iqbal. Dia menguraikan, BTN bisa saja melakukan ekspansi usaha dengan memakai laba tahun lalu. Hanya saja, laba tersebut akan diambil oleh pemerintah selaku pemegang saham mayoritas berupa dividen. "Mungkin jika tidak diambil dividen, BTN tidak perlu melakukan IPO," kata dia. Menyangkut rencana IPO tersebut, Endin menegaskan, pada prinsipnya dewan tidak keberatan dengan IPO BTN. Pasalnya, IPO tersebut sangat penting buat BTN untuk memperkuat permodalannya. Selain itu, prospek bisnis BTN dianggap sangat bagus sebab terkait penyediaan rumah yang permintaannya terus meningkat. "Di sisi lain, BTN memiliki visi untuk menyediakan perumahan bagi rakyat," kata dia. Akan tetapi. Komisi XI menyatakan belum memutuskan dukungan terhadap IPO BTN sebab RDP tersebut belum mengagendakan persetujuan IPO. Untuk itu, DPR akan menjadwalkan kembali pertemuan dengan manajemen BTN pada bulan ini. Pada bagian lain Iqbal mengatakan, pihaknya menargetkan penyaluran kredit BTN untuk tahun 2008 sebesar Rp 27 triliun. "Hingga semester I sudah mencapai setengahnya yakni Rp 13,5 triliun. Baru setengah tahun saja ternyata sudah terlampaui," ucap Iqbal. Raup Rp 2 T Dari IPO tersebut BTN diharapkan menggalang dana hampir Rp 2 triliun dari kebutuhan sebesar Rp 3,4 triliun. Selain IPO, BTN menargetkan perolehan dana sebesar Rp 1 triliun lewat obligasi dan sekuritisasi sebesar Rp 500 miliar, (rav)- Investor Daily Indonesia
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130