Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


De Mono Gandeng BTN Perkuat Modal

20/05/2005
 
JAKARTA (Bisnis): De Mono menjajaki kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk memberikan bantuan permodalan bagi anggota koperasi ini.                Pembina Koperasi De Mono Dewi Motik Pramono menyatakan manajemen BTN menawarkan beberapa bentuk bantuan yang dapat dimanfaatkan anggota koperasi De Mono untuk mengembangkan usahanya. Salah satu bentuknya adalah kredit modal usaha dengan yang berkisar antara Rp 10 juta – Rp 1 miliar.                “Tapi tentu saja anggota De Mono tidak akan meminjam sampai miliaran. Dapat kredit Rp 10 juta saja sudah sangat beruntung untuk mengembangkan usaha,” katanya kepada wartawan di sela – sela Rapat Anggota Tahunan De Mono kemarin.                Tawaran bantuan kredit modal dari BTN ini, ungkapnya, akan dikenakan bunga sebesar 13,5 % setahun dengan masa pengembalian antara dua tahun sampai lima tahun. Selain itu, ada juga penawaran kredit untuk pengembangan usaha bagi anggota De Mono dengan menggunakan skema kredit yang sama.                “BTN juga menawarkan kepemilikan rumah bagi anggota koperasi. Anggota koperasi yang belum punya rumah bisa membeli dengan ada kemudahan dari BTN. Tapi yang sudah punya mungkin bisa digunakan untuk tempat usaha baru,” ujarnya.                Dewi, mengharapkan tawaran ini akan segera direalisasikan secepatnya sehingga anggota De Mono dapat merasakan manfaat menjadi anggota koperasi ini. Selain dengan BTN, lanjutnya, pihaknya akan terus menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak guna mencarikan sumber permodalan bagi anggota koperasi, termasuk kalangan perbankan.                Sebelum kerja sama dengan BTN terealisasi, menurut dia, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Bank Mandiri. Bantuan dari bank dengan aset terbesar di Indonesia ini antara lain dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha anggota De Mono melalui motor distribusi (modi).                Di luar kalangan perbankan, De Mono juga telah merealisasikan kerja sama dengan PT Telkom dan PT Mayora dalam memasarkan usaha modi, becak took (bento), monitor niaga (moni).                “Modi sudah beroperasi di beberapa wilayah seperti Cipayung. Sementara Moni sudah banyak yang menggunakan di Jawa Tengah dan Jawqa Timur,” ungkapnya.                Khusus di sekitar Ibu Kota, pihaknya saat ini tengah menunggu izin operasional untuk moni dari Pemprov DKI Jakarta. Dewi optimis izin ini akan segera keluar karena secara prinsip Gubernur Sutiyoso dan Kepala Biro Perkenomian Pemprov DKI sudah menyetujui ide pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil melalui moni.             Dalam laporan keuangan, pendapatan dari usaha jasa/ pemasok, De Mono 1004 mencapai Rp 24,4 juta, sedang usaha toko anggota Rp 2,8 juta dan pendapatan usaha pendidikan mencapai Rp 56,5 juta. Bidang usaha lainnya adalah usaha simpan pinjam dan konversi. Dua bidang usaha terakhir ini ditujukan untuk membantu permodalan dan menciptakan peluang pasar.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130