Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Harga Naik, Penjualan Akan Turun

11/06/2008
 
New Page 1 JAKARTA, KOMPAS - Kenaikan harga rumah susun sederhana milik atau rusunami yang terlalu tinggi diperkirakan akan menyurutkan niat masyarakat untuk membeli rusunami. Tahun 2009, pasar rusunami makin bergairah dan keuntungan bisa diperoleh dari volume penjualan. Jadi tidak usah mengejar untung dari sisi harga," ujar pengamat properti Panangian Simanungkalit, Selasa (10/6) di Jakarta Kalaupun harga jual rusunami naik, kata Panangian, sebaiknya besarannya tidak lebih dari 10 persen. Ini karena program rusunami belum terlihat wujudnya. Seperti diberitakan, sejumlah pengembang mengusulkan kenaikan harga rusunami sebesar 15-25 persen dari harga jual Rp 144 juta per unit Hal ini dilakukan untuk mengimbangi kenaikan harga-harga bahan bangunan. Jika harga rusunami dinaikkan terlalu tinggi, dikhawatirkan akan mendorong pengembang untuk lebih banyak membangun rusunami ketimbang rumah sederhana sehat (RSH). Menurut Panangian, keinginan pengembang membangun rusunami juga karena adanya kemudahan dari pemerintah. Kini perizinan untuk membangun rusunami lebih mudah keluar ketimbang izin membangun RSH. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI) Djoko Slamet mengatakan, kenaikan harga rusunami tidak akan memengaruhi niat membangun RSH. Menurut Djoko, sejumlah pengembang berkomitmen membangun RSH karena permintaan di daerah-daerah masih tetap tinggi. Aturan PPN RSH Sekretaris Menteri Negara Perumahan Rakyat Iskandar Saleh menginformasikan, ketentuan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk RSH telah diterbitkan. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8O/PMK.O3/2OO8 itu telat dua bulan dari saat keputusan Menpera menaikkan harga jual RSH dari Rp 44 juta menjadi maksimal Rp 55 juta per unit. "Ketentuan PPN seharusnya dibuat lebih lentur. Pada dasarnya, PPN adalah beban konsumen sehingga penghapusan PPN dapat mendorong daya beli masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Djoko. (RYO/LKT)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130