Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


IPO BTN Tunggu Kajian Mendalam

13/02/2007
 
JAKARTA Kementerian Negara BUMN masih menunggu hasil kajian mendalam rencana penawaran umum perdana (IPO) saham PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyangkut pembangunan rumah sebanyak 1,35 juta unit. Pembangunan rumah itu membutuhkan dana cukup besar. Menneg BUMN Sugiharto menjelaskan, pemerintah meminta manajemen BTN untuk mengkaji lebih mendalam sejumlah hal sebelum go public tahun ini. "Pendalaman juga menyangkut peraturan single presence policy, apakah pemerintah menginginkan bank dengan asas khusus, hal itu perlu dikaji," ujarnya di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Senin (12/2). Dia menegaskan, privatisasi sejumlah BUMN tahun ini bersifat dinamis, sehingga bila ada BUMN yang siap untuk diprivatisasi, pihaknya segera mengajukan kepada komite privatisasi. "Kami berharap privatisasi BUMN tambahan akan dibahas lagi melalui rapat komite privatisasi pada kuartal ketiga dan keempat mendatang," ujar dia. Mengenai IPO BTN, tegas dia, tingginya permintaan pembiayaan perumahan yangcukup besar ikut menghambat, sehingga harus dikaji lebih mendalam. "Mungkin IPO bukan merupakan satu-satunya solusi. Pemerintah bisa saja menambah penyertaan modal negara (PMN,red) sebelum IPO terlaksana," ujarnya. Sugiharto juga membantah adanya penundaan IPO BTN tahun ini dan pemerintah sedang mencari penyelesaian terkait tugas perseroan sebagai penyalur kredit perumahan. Padahal, bank itu memiliki toan to deposit ratio (LDR) cukup tinggi, sehingga perlu dipikirkan penambahan modal. "Kami juga menilai pelepasan saham BUMN terlalu banyak pada semester pertama mendatang, sehingga hal itu bisa memengaruhi harga saham di pasar. Sebab, pelepasan saham terlalu besar dapat menyebabkan kelebihan pasokan, sehingga harganya berpotensi turun," tandas dia. (hut)  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130