Jamsostek Alokasikan Rp300 Miliar
New Page 1 JAKARTA, KOMPAS - Tahun ini PT Jamsostek mengalokasikan dana untuk pinjaman uang muka perumahan atau PUMP bagi 20.000 pekerja sebesar Rp 300 miliar. Dana PUMP itu meningkat ketimbang rencana awal sebesar Rp 90 miliar untuk 6.000 pekerja Menurut Dirut
Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Rabu (4/6), dana pinjaman itu diberikan kepada peserta program Jamsostek dengan masa keanggotaan minimal satu tahun. PUMP dari Jamsostek hanya untuk pekerja yang bergaji maksimal Rp 4,5 juta per bulan. Pinjaman diberikan
maksimum Rp 20 juta dengan suku bunga 6 persen per tahun dan jangka waktu maksimum 10 tahun. Hingga kuartal I-2008, jumlah dana PUMP dari Jamsostek telah disalurkan kepada 916 peserta Jamsostek senilai Rp 8,14 miliar. Penyaluran dana PUMP antara lain melalui
Bank Tabungan Negara dan Bank Syariah Mandiri. Penyaluran PUMP merupakan bagian dari Program Percepatan Pembangunan Perumahan Pekerja untuk Kesejahteraan Pekerja (P5KP). Menteri Negara Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Asyary mengatakan, tahun ini pemerintah
mengalokasikan dana untuk subsidi selisih bunga kredit pemilikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebesar Rp 800 miliar. Penyediaan lahan untuk perumahan pekerja, ujar Yusuf, semakin dibutuhkan tidak hanya untuk menghemat biaya transportasi pekerja,
melainkan mengurangi kecelakaan kerja Sementara itu, Wakil Dirut BTN Evi Firmansyah mengemukakan, penyaluran PUMP belum optimal karena jumlah petugas PUMP di kantor cabang BTN belum memadai, fljcr)