Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Jamsostek akan bangun 20 blok rusunawa

07/11/2008
 
New Page 1 Oleh Bambang Suprivanto Bisnis Indonesia BATAM: PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PT Jamsostek) menargetkan pembangunan sebanyak 20 blok rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pada 2009 dengan alokasi dana Rp200 miliar-Rp300 miliar atau 10% dari laba perusahaan yang dialokasikan untuk dana peningkatan kesejahteraan pekerja (DPKP). Pembangunan rusunawa 20 blok baru itu diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan rumah lebih dari 6.000 pekerja. "Kami merencanakan pembangunan 20 tower baru pada tahun depan, sehingga keseluruhan rusunawa yang dibangun PT Jamsostek menjadi 40 tower. Dana yang dibutuhkan Rp200 miIiar-Rp300 miliar, termasuk untuk pembangunan 20 blok di Kabil, Batam," ujar Direktur Utama PT Jamsostek (persero) Hotbonar Sinaga, seusai pemancangan tiang rumah susun sederhana milik (rusunami) di Batam Center Park, kemarin. Pemancangan tiang rusunami itu dilakukan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno dan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asyari. Hotbonar menjelaskan pembangunan rusunami itu bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Dimas Pratama Indah selaku pengembang. Dalam hal ini, PT Jamsostek memberikan pinjaman uang muka perumahan pekerja (PUMP) hingga Rp40 juta kepada pekerja peserta jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) dengan bunga 4% selama 15 tahun. "Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan bisa selesai paling lambat Oktober 2009," kata Hotbonar. Biaya pembangunan setiap twin blok di Kabil Rpll miliar hingga Rpl2 miliar, sehingga total biaya yang diperlukan sekitar Rpl20 miliar dan dapat menampung 3.080 pekerja. Rusunami adalah rumah susun hak milik yang bisa dibeli oleh pekerja atau masyarakat umum, sedangkan rusunawa adalah rumah susun sederhana yang disewakan kepada pekerja. Untuk konsep pembangunan rusunami, PT Jamsostek menyediakan pinjaman uang muka perumahan (PUMP) Rp40 juta, dengan bunga 4% dan masa cicilan hingga 15 tahun. Dalam hal ini, PT Jamsostek menggandeng perusahaan pengembang swasta. Untuk konsep rusunawa, PT Jamsostek akan membangun sendiri menara tersebut dengan menggunakan dana DPKP. Di samping pembangunan menara di Kabil, PT Jamsostek sebelumnya sudah memancang pasak bumi untuk pembangunan twin blok rusunawa di Muka Kuning, Batam, di atas tanah 3.000 meter persegi pada 2007 dengan alokasi dana Rpl0,13 miliar. (k40)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130