Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Jangan naikkan harga rusunami

13/06/2008
 
New Page 1 Oleh Irsad Sati Bisnis Indonesia JAKARTA Pemerintah diminta tidak menaikkan dulu harga patokan rusunami dan rumah sederhana sehat (RSh) bersubsidi sampai akhir tahun ini karena dikhawatirkan memukul daya beli. Kalau tetap dipaksakan, maka kelompok sasaran rusunami dan RSh bersubsidi akan bergeser dari patokan gaji Rp2,5 juta untuk RSh dan Rp4,5 juta untuk rusunami (rumah susun sederhana milik) kepada kelompok berpenghasilan di atas tersebut. Direktur Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) baru lalu memukul ekonomi masyarakat kelompok sasaran kedua produk hunian bersubsidi itu, sehingga kenaikan harga akan sangat riskan. "Pengusaha perumahan mungkin saja terus mendorong kenaikan harga patokan rumah bersubsidi, tapi baiknya pemerintah tidak lantas mengakomodasinya karena akan merusak daya serap pasar. Ini juga akan berdampak negatif terhadap target program perumahan pemerintah," katanya di Jakarta kemarin. Menurut dia, paling tidak rencana kenaikan itu ditahan hingga akhir tahun ini karena kelompok sasaran masih terpukul dengan beban efek berganda dari kenaikan harga BBM. "Saya justru khawatir pasar jadi jeblok kalau harga naik. Lalu siapa yang akan membeli, sementara kelompok sasarannya melemah daya belinya." Menpera M. Yusuf Asyari di sela-sela rapat kerja dengan Komisi V DPR pada Rabu mengatakan belum merencanakan kenaikan harga rusunami karena belum ada yang membeli. "Saat ini saja belum ada yang beli bagaimana jadinya kalau kemudian dinaikkan," katanya seperti dikutip Antara. Pasalnya, kata dia, Sampai saat ini belum ada yang membeli karena rusunaminya belum ada. Baru akan jadi pada Juli 2008 yang berarti serah terima Agustus 2008 sehingga belum ketahuan ada peminatnya.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130