English
Indonesian
Kalkulator KPR
|
Site Map
|
Karir
|
Hubungi Kami
Cari:
Visi & Misi
Sejarah Bank BTN
Komisaris & Direksi
Struktur Organisasi
Budaya Kerja
Corporate Identity
Tabungan BTN Batara
Tabungan BTN Prima
Tabungan BTN Payroll
Tabungan BTN Junior
Tabungan BTN Juara
Tabungan BTN e'BATARAPOS
TabunganKu
Tabungan BTN Haji - Reguler
Tabungan BTN Haji - Plus
Tabungan BTN Batara Pensiunan
Deposito BTN
Deposito BTN Valas
Giro BTN
Giro Valas BTN
Tabungan
Deposito
Giro
KPR BTN Sejahtera FLPP
KPR BTN Platinum
KPA BTN
Kredit Agunan Rumah
Kring BTN
Kredit Ruko BTN
Kredit Bangun Rumah
Kredit Swadana BTN
PRR-KB BTN Jamsostek
PUM-KB BTN Jamsostek
TBUM BAPERTARUM
TBM BAPERTARUM
Kredit Yasa Griya / Kredit Konstruksi
Kredit Modal Kerja - Kontraktor (KMK-Kontraktor)
Kredit Modal Kerja - Industri Terkait dengan Perumahan
Kredit Investasi (KI)
Kredit Investasi (KI) - Industri Terkait dengan Perumahan
Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Non Cash Loan : Garansi Bank
Kredit Konsumer
Kredit Komersial
Prima Poin
Prima Cicilan
Prima Diskon
Prima Katalog
Transfer Balance
Fitur Khusus
Fitur Umum
Persyaratan
Bunga dan Biaya
FAQ
Hubungi Kami
Kartu Kredit BTN
Kartu Debit BTN
Kiriman Uang
INKASO
Safe Deposit Box
Money Changer
Bank Garansi
Payment Point
Real Time Gross Settlement (RTGS)
BTN Payroll
SPP Online BTN
Western Union
iMobile BTN
Produk Dana
Produk Kredit
Jasa dan Layanan
Laporan Triwulan
Laporan Tahunan
Laporan Keuangan
Laporan GCG
Materi Presentasi
Dividen
Keputusan RUPS
Pencarian
BTN Care Form
BTN Info
Info Properti
Kurs Valuta Asing
Lokasi ATM BTN
Jaringan Kantor
BTN Care
Links
Download
Frequently Asked Questions
Suku Bunga
Kalkulator KPR
Home
|
Tentang Kami
|
Produk
|
CSR
|
Unit Usaha Syariah
|
Hubungan Investor
|
Fasilitas Lainnya
Berita BTN
KIK-EBA Terus Digeber
Sumber: Kontan Harian, 18 November 2011
22/11/2011
Produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) sen keempat terbitan Danareksa Investment Management, resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, kemarin (17/11).
Produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) sen keempat terbitan Danareksa Investment Management, resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, kemarin (17/11).
Instrumen investasi yang beraset dasar kredit pemilikan (KPR) milik Bank Tabungan Negara (BTN) ini menyerap dana Rp 703 Miliar. Meski nilai penyerapan di bawah target yang dipatok, penerbitan KIKEBA beraset dasar KPR milik BTN ini kemungkinan akan kembali digelar semester II-2012.
Evi Firmansyah, Wakil Direktur Utama BTN, menuturkan, total portofolio tagihan KPR milik bank pelat merah ini mencapai Rp 58 triliun, saat ini. Namun, jumlah yang' disekuritisasi baru sebesar Rp 2 Triliun.
Penerbitan KIK-EBA dalam seri lebih banyak juga dimaksudkan agar instrumen ini bisa memiliki acuan imbal hasil di pasar. Acuan baru terbentuk setelah lima tahun penerbitan KIK-EBA. "Jadi perlu ada penerbitan selama lima tahun berturut-turut untuk membentuk acuan tersebut," kata Evi, kemarin.
Penerbitan lebih banyak lagi seriseri KIK-EBA juga untuk memanfaatkan momentum suku bunga rendah saat ini. Penurunan BI rate akan mempengaruhi tingkat imbal hasil KIK-EBA yang harus diberikan kepada investor. Imbasnya, biaya dana yang ditanggung oleh BTN bisa lebih murah.
BTN kini tengah melobi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, agar investor dari industri asuransi diperbolehkan membeli KIK-EBA. Sejauh ini baru perusahaan asuransi pelat merah sajayang boleh masuk. "Kalau investornya diperbesar, tentu akan lebih bagus," kata Evi.
Zulfa Hendri, Direktur Utama DIM, juga berharap, ke depan investor KIK-EBA makin banyak sehingga produk ini makin likuid di pasar.
Wahyu Satriani
<< Back
Copyright © 2011 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130