Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


KPR BTN Capai Rp53 Triliun

10/12/2007
 
New Page 1 NERACA Jakarta-Bank Tabungan Negara (BTN) sampai November 2007 telah memfasilitasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi 2,5 juta masyarakat Indonesia dengan dana lebih dari Rp53 triliun. "Perjalanan KPR sampai dengan 31 tahun itulah yang melatarbelakangi Bank BTN menjadikan 10 Desember sebagai hari KPR," kata Direktur Kredit BTN, Iqbal Latanro di Jakarta, Minggu. Iqbal mengatakan, masyarakat harus mengetahui BTN merupakan bank yang pertama kali memperkenalkan istilah KPR di Indonesia. Terkait dengan banyaknya bank yang membiayai KPR, Iqbal mengatakan, BTN menyambut positif. "Kami tidak perlu khawatir dengan banyaknya bank yang terjun ke bisnis KPR," tegas Iqbal Latanro. BTN memiliki pangsa pasar sendiri yang umumnya bank-bank lain enggan untuk masuk. Lebih dari 95 persen pangsa pasar untuk rumah bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) dikuasai oleh Bank BTN. Namun dengan semakin banyaknya bank yang masuk ke bisnis KPR paling tidak akan memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat untuk memiliki rumah idaman melalui fasilitas KPR dari bank. Sekaligus masyarakat dapat menentukan pilihan bank mana yang akan dijadikan mitra dalam menfasilitasi KPRnya, jelas Iqbal. BTN pada tanggal 10 Desember 2007 memperingati hari KPR yang ke-31. Untuk mengabadikan tanggal bersejarah sebagai tanggal dimulainya realisasi KPR pertama kali oleh Bank BTN di Indonesia. BTN pada tanggal 9 Desember mengadakan gerak jalan sehat di Semarang bersama para pegawai dan pengembang seJawa Tengah. Setidaknya ada sekitar 1.500 orang memenuhi jalan-jalan protokol di kota Semarang. Tampak hadir dalam gerak jalan tersebut beberapa jajaran Direksi Bank BTN seperti Iqbal Latanro, Soeryanto, beberapa sesepuh Bank BTN dan para pengembang yang tergabung dalam DPP dan DPD REI serta perwakilan dari Apersi dan para pimpinan cabang Bank BTN seJawa Tengah. Istilah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah memang awalnya diorbitkan oleh Bank BTN. Ini dibuktikan dengan realisasi KPR pertama kali di Indonesia oleh Bank BTN di Semarang pada tanggal 10 Juli 1976. "Memang tidak banyak KPR yang direalisasikan ketika itu. Hanya 17 unit rumah yang direalisasi. Tetapi itulah yang akhirnya menjadi semangat Bank BTN terus merealisasikan KPR tersebut hingga saat ini," ujar Iqbal. BTN juga telah melaksanakan program perbaikan prasarana di sejumlah perumahan yang dibiayainya melalui program tanggungjawab sosial perusahaan atau dikenal coorporatc social responsibility (CSR). "Sebagai tahap awal program dilaksanakan di perumahan Sari Husada Agung Gunung Sindur Bogor. Bentuknya perbaikan saluran air (drainase)" kata Kepala Divisi Hukum dan Hubungan Perusahaan BTN, Harry Budiono. Alasan program CSR dipilih pertama kali di Sari Husada, kata Harry, karena setiap musim hujan perumahan tersebut selalu terendam banjir akibat sempitnya saluran drainase. Padahal, kata Harry saluran induk di perumahan tersebut sangat memadai. Oleh karenanya dengan biaya Rpl00 juta serta swadaya masyarakat saluran dibenahi agar menampung genangan air. Berdasarkan kinerja Bank BTN per 30 Oktober 2007 berhasil mencatafkan Asset, Kredit yang diberikan, Dana Pihak Ketiga, Laba masing-masing sebesar Rp34,45 Triliun, Rp21,13 Triliun, Rp22,86 Triliun, Rp523 Miliar. Sementara untuk rasio keuangan Bank BTN pada posisi yang sama untuk CAR, LDR, NPL, ROA, ROE, NIM, Profit Margin masing-masing tercatat 17,42 persen, 92,44 persen, 3,33 persen, 1,88 persen, 22,64 persen, 5,21 persen, 14,04 persen.¬Ľam
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130