Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Kredit Griya Utama: KPR dari Pemimpin Pasar

30/05/2006
 
New Page 1 Sebagai bank terkemuka dalam penyaluran kredit perumahan memang tak aneh kalau Bank Tabungan Negara (BTN) memiliki KPR. Salah satunya adalah Kredit Griya Utama. Layanan kredit ini diperuntukan untuk nasabah yang ingin mendapatkan kredit untuk membeli tanah dari bangunan. Maksimal kredit yang dapat diberikan oleh BTN untuk kredit ini adalah sebesar 80 persen untuk debitur non-kolektif dan sebesar 90 persen untuk debitur kolektif. Angka besaran tersebut telah dihitung dari harga jual setelah discount atau nilai taksasi pasar wajar yang dilakukan oleh penilai (appraisal). Jika nanti dalam perhitungan terdapat perbedaan antara keduanya, bank akan mengambil harga yang terendah. Uniknya, untuk angsuran tiap bulannya, BTN akan membatasi angsuran (repayment capacity) itu tidak akan melebihi 70 persen dari sisi penghasilan keluarga atau penghasilan bersih usaha nasabah tiap bulannya. Jika si nasabah memiliki usaha. Nasabah yang ingin memperoleh layanan kredit ini diharuskan memenuhi syarat sebagai berikut Warga Negara Indonesia dengan Surat Keterangan Berkewarganegaraan Indonesia bagi WNI keturunan. Juga telah berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau telah menikah dan berwenang melakukan tindakan hukum. Nasabah juga diharuskan memiliki penghasilan yang menurut perhitungan bank dapat menjamin kelangsungan pembayaran kewajiban. Di samping itu mempunyai pekerjaan tetap (sebagai karyawan atau pekerjaan lainnya yang memperoleh gaji tetap) atau menjalankan usahanya sendiri (wiraswasta) dengan masa kerja minimal 1 (satu) tahun. Tidak memiliki kredit bermasalah baik di Bank maupun di Bank Lain. Bagi nasabah yang masih berstatus sebagai debitur di bank lain atau bank ini untuk jenis kredit apapun, juga diharuskan penghasilannya masih cukup untuk membayar kewajiban (angsuran pokok dan bunga) atas seluruh kreditnya (baik yang telah ada maupun yang akan diminta). Telah menjadi debitur sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan selama menjadi debitur (minimal 1 tahun terakhir) tidak pernah menunggak. Serta menyampaikan NPWP Pribadi untuk pemohon dengan jumlah kredit minimal Rp100 juta atau SPT Pasal 21 Form Al untuk pemohon dengan jumlah kredit minimal Rp 50 juta sampai dengan maksimal Rp 100 juta. Selain itu juga ada persyaratan untuk tanah dan bangunan/rumah yang ingin dibiayai dengan kredit ini. Diantaranya status kepemilikan tanah harus jelas, telah ada sertifikat dan tidak dalam sengketa serta dapat dialihkan ke atas nama nasabah dan ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Luas Tanah minimal 60 meter persegi dan luas bangunan memenuhi aspek teknis bangunan. Untuk kondisi rumah pada saat akad kredit, rumah dalam kondisi layak huni, dilengkapi fasilitas listrik dan air minum yang telah berfungsi dengan baik Lokasi rumah terletak di wilayah permukiman sesuai RUTR yang sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana lingkungan serta bebas banjir. Untuk rumah tinggal yang berada di luar kawasan perumahan, jalan lingkungan depan rumah yang dijadikan agunan minimal dapat dilalui kendaraan roda empat. Maksimal jangka waktu kredit adalah 15 tahun dengan syarat tidak melebihi sisa jangka waktu hak atas tanah minus satu tahun dan batas usia Debitur tidak melebihi 65 tahun.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130