Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Kredit Rusuna Terbentur Status Kepemilikan

02/07/2007
 
PERMOHONAN kredit konstruksi bagi rusuna saat ini masih harus diatur agar tidak terbentur kepada status kepemilikannya. Pola saat ini ternyata masih agak sulit untuk dilaksanakan. "Dengan pola saat ini pengembang harus memastikan unit Rusuna yang dibangunnya sudah terjual 80 persen, baru berhubungan dengan bank," kata Direktur Bank Tabungan Negara (BTN), Siswanto di sela-sela diskusi Forwakop di Jakarta, baru-baru ini. Hal ini terkait dengan status tanah karena bank selama ini hanya mengenal status tanah yang sudah memiliki sertifikat serta harus dapat dipecah menjadi HGU bagi masing-masing pembeli. "Selama ini, tidak menjadi masalah apabila dilaksanakan untuk pembangunan rumah horisontal, persoalan baru terjadi untuk rumah bersusun ke atas. Pengembang harus mengeluarkan biaya untuk mengubah status tanah tersebut," tambahnya. Termasuk untuk kredit konstruksi guna pembangunan rusuna tersebut, pengembang harus memastikan 80 persen dari rusuna yang ditawarkan tersebut sudah terjual. "Tidak mungkin bagi pengembang membangun dulu baru memasarkan, nanti kalau kosong dia yang rugi," ujarnya. Bagi pembeli sendiri harus juga mengalami kendala agar kreditnya diterima oleh bank, karena harus ada kepastian bahwa bangunan tersebut harus rampung jangan sampai terhenti di tengah jalan. "Dengan demikian rusuna baru dapat berjalan apabila calon pembeli sudah mencapai 80 persen/'jelasnya. Sementara itu, Ketua DPP REI, Lukman Purnomosidi mengatakan jika pemerintah harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena untuk tinggal di rusun itu berbeda dengan di rumah biasa. Kepemilikan atas bangunan dan tanah ada peraturannya karena dimiliki bersama. "Ini yang banyak belum disadari pembeli rumah," ujarnya. Kemudian, sistem kepemilikan (strata title) 25 tahun harus dipikirkan siapa yang harus memperpanjang setelah berakhir karena pada masa itu pengembang sudah tidak mengelola lagi. (HCR17  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130