Menpera Harapkan BTN Segera IPO
Jakarta, Bisnis Harian Untuk memperkuat modalnya, Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), M Yusuf Asy’ari mangharapkan Bank Tabungan Negara (BTN) segera mendapatkan ijin melepas sahamnya(initial Public Offering/IPO). “Kita akan sangat terbantu dengan
perkuatan modal dan akan meningkatkan kapasitas pembiayaan BTN, terutama untuk mendukung program perumahan,”kata Menpera di Jakarta, baru-baru ini. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPR dengan direksi BTN beberapa waktu lalu, pada salah satu butir
kesimpulan, Komisi V DPR mendukung rencana IPO, dalam rangka meningkatkan kemampuan BTN membiayai program Perumahan, termasuk Rumah Susun Sederhana (Rusuna). BTN setidaknya membutuhkan Rp 2 triliun lagi dalam strukur permodalannnya kredit sampai Rp 40 triliun
tahun 2009. Menurut Iqbal Latanro, pada kesempatan serupa, bila rencana IPO yang seharusnya dapat dilaksanakan kuartal II atau III 2007 belum disetujui pemegang saham, masih ada alternatif lain untuk memperkuat permodalan. Untuk memenuhi target kapasitas
kredit Rp40-50 triliun tanpa mengganggu rasio kecukupan modal (CAR), BTN harus memperkuat struktur modl yang saat ini masih Rp 1,7 triliun (tahun 2006 belum diaudit). Posisi kredit BTN tahun 2006 Rp 18,1 triliun, sementara kredit baru tahun 2007 ditargetkan
Rp 7,8 triliun, 2008 Rp 10,7 triliun, 2009 Rp 14,5 triliun. Dari alokasi tahun 2007, Rp 1 triliun dipersiapkan untuk program Rusuna 20 lantai. Dengan alokasi itu mampu membiayai 20 tower Rusuna.