Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Menuju Lantai Bursa

27/03/2006
 
New Page 1 Ada pertanyaan besar yang menggelayut di benak masyarakat. Bukan saja pelaku bisnis dan pengamat perbankan, tapi juga konsumen perumahan. Sejak Menteri Negara BUMN Sugiharto mendukung rencana manajemen BTN agar bisa melantai di bursa beberapa bulan lalu, gaung itu seperti tertelan angin. Padahal, modal dasar untuk go public, sudah cukup banyak dimiliki bank ini. BTN memiliki rapor yang tergolong bagus dibanding sejawatnya. Buktinya, kinerja bank pelat merah ini selama tiga tahun terakhir makin kinclong. Sepanjang 2003-2005, kinerja keuangan BTN terus tumbuh. Dari sisi aset, pada 2003 aset BTN hanya sebesar Rp 26,8 triliun sampai Desember tahun lalu meningkat menjadi Rp 29 triliun. Laba setelah pajak yang hanya Rp 129 miliar di 2003 menjadi Rp 419 miliar pada 2005. Kredit pada 2003 sebesar Rp 11,2 triliun meningkat menjadi Rp 15,4 triliun. Modal pada 2003 tercatat hanya Rp 903 miliar, meningkat menjadi Rp 1,5 triliun. Sementara itu, jaringan usaha sebanyak 191 pada 2003 telah dikembangkan menjadi 214 pada 2005. Prospeknya pun tidak diragukan bila masuk bursa. Artinya, lembar sahamnya ketika kelak diperdagangkan, akan mampu menarik minat investor melihat posisi BTN sebagai market leader dalam pengucuran KPRkepada masyarakat. Bagi BTN proses penawaran umum perdana (initial public offering/lPO) bukanlah pekerjaan baru. Maklum, bank ini telah belasan kali melakukan emisi obligasi. Persoalannya kemudian, apa langkah berikutnya pasca-IPO? Bisik-bisik, hasil IPO BTN itu nantinya akan digunakan untuk menutup defisit APBN yang sedikit kedodoran. Kalau ini yang terjadi, misi utama BTN untuk IPO, justru tidak tercapai. "Idealnya, hasil IPO harus sepenuhnya untuk memperbaiki dan menambah struktur permodalan BTN. Dengan begitu, kinerja dan ekspansi bisnis BTN juga akan lebih besar lagi," ujar Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia Panangian Simanungkalit. Tak hanya itu, bila IPO itu jadi, peran BTN untuk mendukung program GNPSR, tentunya harus lebih besar lagi. Dengan begitu, posisi BTN sebagai bank pemerintah dengan misi merumahkan rakyat, akan lebih kuat. Siapa tahu, dengan go publicnya BTN, misi pemerintah untuk merumahkan rakyat banyak akan semakin cepat terwujud. Bukan begitu, Pak SBY?  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130