Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Mobile Banking Transaksi Cepat, Aman, dan Nyaman

27/03/2006
 
New Page 1 Beberapa bank terus berlomba dalam hal pelayanan nasabah. Dari mulai internet banking phone banking, hingga mobile banking. Bahkan, Bank Mandiri kini sudah melakukan terobosan spektakuler dengan meluncurkan layanan transfer antar bank via SMS. Rindy Rosandya NERACA Menjaga pelayanan terhadap nasabah, memang ibarat menu utama yang wajib dijalankan semua bank. Berbagai cara dan kemudahan pun digelar, yang bertujuan untuk memuaskan nasabah dan menjaring calon nasabah. Maka tak heran, untuk mewujudkan itu, banyak bank yang kini sudah 'merangkul' kecanggihan teknologi. Dari Dari mulai internet banking, phone banking, hingga mobile banking. Bank Mandiri, misalnya. Belum lama ini, bank terbesar di Tanah Air itu melakukan satu langkah besar dengan meluncurkan layanan Transfer Antar Bank via short message sevice (SMS). Tujuannya, untuk memenuhi harapan nasabah yang mengidamkan pelayanan secara cepat, aman, dan nyaman dalam bertransaksi. Bahkan, layanan dengan label SMS Banking Mandiri itu sudah diaplikasikan di hampir semua operator GSM yang ada di Indonesia. "Selama ini, aplikasi transfer dana via SMS Banking Cuma seputar pindah buku atau transfer antar rekening pada bank yang sama. Yang kami lakukan ini adalah yang pertama di Indonesia, dengan berbagai macam transaksi dan tergolong paling lengkap," kata Yusuf Iskandar, Senior Vice President Mass Banking Group Head PT Bank Mandiri Tbk. Berdasarkan catatan, ada 15 bank yang menjadi tujuan transfer nasabah Bank Mandiri, yaitu BCA, Citibank, Permata, BNI, Lippo, BRI, Niaga, ABN Amro, BTN, BII, Standard Chartered, Danamon, Bank Syariah Mandiri, HSBC, dan Deutch Bank. Menurut Yusuf, transfer antar bank via SMS ini disediakan dalam dua pilihan, yaitu kliring untuk transfer dana yang akan sampai pada hari berikutnya, dan RTGS (real time gross settlement) untuk pengiriman pada hari yang sama, sekitar 5-10 menit setelah diproses. Soal charge dari Bank Mandiri, untuk kliring sebesar Rp2.500 per transaksi. Sementara RTGS sebesar Rpl5.000 per transaksi. "Maksimal transfer saat inisebesar Rp20 juta perhari dan masih bisa berubah di kemudian hari," ujar Yusuf. Yang pasti, lanjut Yusuf, dari segi biaya jelas lebih murah dibanding nasabah bertransaksi dari kantor cabang. Jika terjadi penolakan kliring, maka dana akan dikreditkan kembali ke rekening nasabah pengirim, maksimal H+4 setelah transaksi. "Selain transfer dana, kami juga menyediakan pembukaan deposito via SMS," kata dia lagi. Memang, hadirnya SMS Banking Mandiri dengan fitur transfer antar bank via SMS ini, kian memperlengkap fitur SMS Banking Mandir yang sudah ada. Seperti pembayaran tagihan PLN, tagihan semua operator telekomunikasi, isi ulang semua operator GSM dan CDMA, dan sebagainya. Mendongkrak m-BCA Seakan tak mau ketinggalan, Bank Central Asia (BCA) pun terus melakukan terobosan dalam melakukan penetrasi pasar dan mendongkrak kinerja produk layanan mobile BCA atau kondang disebut m-BCA. Sejak digulirkan pada 2001, segudang program pemasaran m-BCA terus digelontorkan di seluruh Indonesia yang melibatkan hampir semua operator telepon seluler seperti Indosat dan Telkomsel. Yang teranyar adalah bersama operator telepon seluler PT Exelcomindo Pratama (XL) menggelar sebuah exhibition di 14 kantor cabang utama BCA se-Jabotabek Hasilnya, kata Senior GM Consumer Banking BCA Stephen Liestyo, total pengguna m-BCA saat ini sebanyak 500 ribu nasabah dengan jumlah transaksi yang terjadi sebesar 1,9 juta transaksi senilai Rpl,5 triliun perbulan. "Dan saat ini BCA telah bekerjasama dengan ketiga operator GSM, yaitu XL, Indosat, dan Telkomsel. M-BCA lahir untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin mobile dan juga untuk mengalihkan sebagian transaksi dari cabang dan ATM," papar Stephen. Karena, bagi BCA, mobile banking adalah salah satu wujud pelayanan masa ' depan BCA, disamping internet banking dan phone banking. Dengan m-BCA, tambah Stephen, BCA tetap dapat melayani nasabah kapan pun dan dimana pun nasabah berada, selama dalam jangkauan GSM. "Dengan demikian kebutuhan nasabah akan layanan perbankan dapat terpenuhi tanpa terbatas waktu," tandas dia. Dan untuk terus eksis dalam hal layanan nasabah,kata Stephen, ada tiga hal utama yang dilakukan BCA. Pertama, terus mengembangkan dan menambah fitur-fitur mbanking" agar makin lengkap, sehingga dapat mengimbangi kebutuhan nasabah yang semakin mobile. Kedua, mengerahkan segenap potensi yang dimiliki untuk menggenjot.penetrasi m-BCA. "Selain CSO BCA, kami juga akan bekerjasama dengan pihak operator untuk bersama sama memasarkan m-BCA," ungkap Stephen. Ketiga, mengencourage nasabah untuk mengalihkan kebiasaan transaksi, khususnya transaksi non tunai ke m-BCA. Transaksi-transaksi yang dapat dilakukan di m-BCA antara lain cek saldo dan mutasi rekening, transfer antar rekening, pembayaranberbagai tagihan (lebih dari 40 jenis), seperti telepon, kartu kredit, ponsel, asuransi, internet, angsuran, tv kabel, isi ulang pulsa, dan sebagainya. Hanya saja, meski beberapa bank terus menggenjot mutu layanan perbankannya dengan mengadopsi kecanggihan teknologi, hingga saat ini Stephen belum melihat adanya persaingan ketat antar bank dalam menyediakan layanan mobile banking. Hal ini karena fasilitas mobile banking di Indonesia masih dalam tahap perkenalan, dan belum semua bank menyediakan fasilitas ini. Jadi, siapa yang akan menyusul?  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130