Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Modal BTN Tembus Rp 2 Triliun

30/10/2007
 
New Page 1 Kamsari NERACA Jakarta-PT. Bank Tabungan Negara (Persero) berhasil .membukukan modal perseroan menjadi Rp2,014 Triliun atau tumbuh sekitar 14,4 persen dari modal yang dimilikinya pada Desember 2006 yang sebesar Rp 1,760 Triliun. Dengan bertambahnya modal ini BTN telah menunjukkan perkembangan usaha secara organik sebesar Rp254 Miliar. Ini menunjukkan manajemen BTN telah memenuhi komitmen untuk menambah modal dari sebagian laba yang disisihkan setelah dibayarkannya sebagian deviden atas hasil kerja tahun 2006 dari laba tersebut. Modal ini diharapkan akan terus tumbuh sesuai dengan perkembangan usaha perseroan.   Dalam siaran pers yang diterima Neraca, tercatat Kinerja Bank BTN per September 2007 yang sudah dipublikasi menunjukkan hasil kerja yang bagus. Potret kerja BTN paling tidak dapat dilihat dari tumbuhnya asset perusahaan dari posisi September 2006 sebesar Rp31,392 triliun , menjadi Rp34,144 triliun pada September 2007. Sementara aset pada Desember 2006 tercatat sebesar Rp32,576 Triliun. Artinya selama tiga triwulan dalam tahun 2007 Bank BTN telah berhasil menambah assetnya sekitar Rpl,568 triliun. Sementara untuk laba pada september 2007 tercatat sebesar Rp.464 Milyar (sebelum pajak) dan Rp313 Milyar (setelah pajak). Jika dibandingkan dengan posisi yang sama pada September 2006 yang sebesar Rp430 Milyar (sebelum pajak) dan Rp.289 Milyar (setelah pajak), maka laba perseroan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar Rp.34 Milyar (sebelum pajak) dan Rp24 Milyar(setelah pajak). Pertumbuhan laba ini didukung oleh pendapatan bunga yang berhasil dihimpun perseroan sebesar Rp2,912 Triliun. Demikian rangkuman kinerja berdasarkan angka angka publikasi laporan keuangan Bank BTN per 30 September 2007.   Bank BTN dalam laporan keuangan tersebut juga telah menunjukkan jumlah outstanding kredit yang meningkat menjadi Rp20,793 Triliun. Outstanding kredit ini telah tumbuh sekitar Rp3,449 Triliun dari posisi september 2006 yang sebesar Rpl7,344 Triliun. Dengan demikian Bank BTN telah berhasil membawa kreditnya tumbuh sebesar 20 persen pada posisi September 2007. Pertumbuhan kredit yang relatif besar ini pula yang membawa Bank BTN dengan ratio LDR sangat signifikan. Jika dibanding dengan LDR perbankan nasional khususnya pada kelompok Bank BUMN, maka dengan LDR sebesar 93,44 persen maka dipastikan Bank BTN menduduki posisi paling tinggi untuk LDR tersebut. Rasio-rasio keuangan Bank BTN juga sangat, sehat jika dilihat dari CAR, NPL, ROA, ROE, NIM dan Profit Margin yang masing-masing tercatat sebesar 17,51 persen, 3,17 persen, 1,86 persen, 22,54 persen, 5,21 persen dan 14,50 persen.   Kinerja Bank BTN yang sehat tersebut juga telah mendorong perseroan mengembangkan jaringan kantornya menjadi 1.246 unit kantor layanan. Jumlah ini meningkat sebanyak 444 jaringan kantor karena pada Desember 2007 jumlah jaringan kantor Bank BTN baru berjumlah 802 unit. (Harian Ekonomi Neraca)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130