Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


NPL Debitur RSh Harus Dibedakan

11/12/2006
 
New Page 1 NERACA - Jakarta-Perhitungan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) bagi debitur Rumah Sederhana Sehat (RSh) seharusnya dibedakan dan jangan disama-ratakan dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menengah atas (non RSh). "Bank Indonesia (BI) seharusnya sudah mengetahui kalau debitur RSh sangat rentan terhadap perubahan," kata Kepala Divisi Kredit Bank Tabungan Negara (BTN), Tony Hermanto di Jakarta. Menurutnya, debitur RSh kebanyakan berasal dari masyarakat berpendapatan rendah (MBR) sehingga daya belinya sangat terpengaruh kepada kebijakan pemerintah. Daya beli MBR sampai saat ini masih terpengaruh kebijakan pemerintah menaikan harga BBM sampai 126 persen tanggal 1 Oktober 2005. Kebijakan ini juga membuat permintaan terhadap RSh jauh dari harapan, katanya memberikan contoh. Lebih jauh ia menggambarkan dari target Kredit Pemilikan RSh tahun 2006 yang ditetapkan sebanyak 100.000 unit, hanya 85.000 saja yang dapat dicapai. Hal ini, menurutnya, dilihat dari permohonan yang masuk dan ditambah dengan yang sudah direalisasikan sampai akhir tahun ini. Ditambahkannya, tingkat kepatuhan debitur RSh sangat tinggi meskipun banyak yang daya belinya turun namun mereka tetap berupaya mencicil atau meminta perpanjangan, sebagai hasilnya NPL dapat ditekan di bawah 5 persen sesuai target Bank Indonesia. Namun, kata Tony, sangat tidak adil apabila debitur RSh harus disamakan dengan debitur lain yang rata-rata penghasilannya lebih mapan. Kebanyakan dari debitur RSh karyawan berpenghasilan tetap namun sangat "mepet" untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya ditambah lagi untuk mencicil rumah, katanya. Ia menambahkan sedikit saja pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengakibatkan harga barang naik tentunya akan mempengaruhi kemampuan mereka. "Profilnya macam-macam mulai dari PNS, prajurit TNI/ Polri, sampai kepada swasta (buruh)," jelasnya. Dia memperkirakan, kemampuan mencicil debitur RSh akan terbantu apabila suku bunga KPR dapat diturunkan sebagaimana kecenderungan BI Rate. ani  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130