Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


OBLIGASI BANK BTN UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN PERUMAHAN

04/04/2005
 
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) melalui penjamin pelaksana emisinya, yaitu AAA Sekuritas, Trimegah Sekuritas dan Mandiri Sekuritas menerbitkan obligasi perseroan sebesar Rp. 750 Milyar. Penerbitan Obligasi ini merupakan tindak lanjut dari business plan (BP) perusahaan tahun 2005. Dalam BP tersebut telah dijadwalkan bahwa Bank BTN pada semester I tahun 2005 akan menerbitkan obligasi perseroan. Obligasi yang ditawarkan dengan tingkat bunga TETAP ini telah mendapatkan peringkat dari Pefindo sebagai lembaga pemeringkat efek Indonesia. Jika sebelumnya Pefindo memberikan peringkat untuk Obligasi X Bank BTN BBB+, maka untuk Obligasi XI yang diterbitkan Bank BTN kali ini mendapatkan peringkat dari Pefindo A-. Peningkatan peringkat obligasi Bank BTN ini karena kinerjanya dinilai mengalami perbaikan. Penerbitan obligasi Bank BTN ini akan dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya (BES).  Obligasi yang diterbitkan Bank BTN kali ini merupakan obligasi yang ke-XI. Bank BTN memiliki track record yang sangat baik di pasar modal. Ini terbukti dengan keberhasilannya dalam menerbitkan obligasi senior sebanyak sepuluh kali sejak tahun 1989 dan obligasi Subordinasi pada tahun 2004. Total obligasi yang telah diterbitkan Bank BTN, baik I s/d X maupun obligasi Subordinasi adalah sebesar Rp.3,1 Triliun. Seluruhnya selalu oversubscribed. Obligasi Bank BTN yang masih outstanding adalah sebesar Rp.1,75 Triliun dengan rincian sebagai berikut :   OBLIGASI NILAI (RP) JATUH TEMPO KETERANGAN I 50 MILYAR 25 JULI 1994 JATUH TEMPO II 50 MILYAR 1 JUNI 1995 JATUH TEMPO III 50 MILYAR 11 NOVEMBER 1996 JATUH TEMPO IV 100 MILYAR 23 JANUARI 1998 JATUH TEMPO V 150 MILYAR 31 JULI 1998 JATUH TEMPO VI 350 MILYAR 21 DESEMBER 2000 JATUH TEMPO VII 200 MILYAR 22 JULI 2001 JATUH TEMPO VIII 400 MILYAR 18 JULI 2002 JATUH TEMPO IX 750 MILYAR 2 OKTOBER 2008   X 750 MILYAR 25 MEI 2009   SUBORDINASI I 250 MILYAR 25 MEI 2014    Hasil penjualan Obligasi Bank BTN ini seluruhnya akan dipakai oleh manajemen Bank BTN untuk mendukung pembiayaan perumahan. Permintaan akan rumah setiap tahun terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sementara kemampuan pemerintah terbatas untuk mendukung pendanaan bagi terwujudnya kebutuhan masyarakat akan rumah. Peran serta perbankan sangat diharapkan dalam pemenuhan kebutuhan rumah ini. Sebagai salah satu bagian dari industri perbankan Indonesia, Bank BTN mengambil peran untuk terus menjadi yang terkemuka dalam bidang pembiayaan perumahan. Dengan tetap berpegang pada core businessnya di bidang pembiayaan perumahan, Bank BTN akan mempertegas misinya guna mendukung program pembangunan perumahan nasional. Penjualan dari obligasi inilah yang diharapkan dapat memperkuat struktur pendanaan Bank BTN guna mendukung pembiayaan perumahan tersebut.  Sejak tahun 1976 Bank BTN telah menyalurkan KPR sebanyak Rp.32,26 Triliun dengan jumlah unit rumah sebanyak 2,2 juta lebih. Selama tahun 2004 Bank BTN telah melakukan ekspansi kredit secara bruto 13% dari Rp.11,2 Triliun di tahun 2003 menjadi Rp.12,6 Triliun pada tahun 2004. Kenaikan posisi kredit ini didorong oleh penyaluran kredit baru selama tahun 2004 yang mencapai Rp.4 Triliun atau meningkat 19,5% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp.3,3 Triliun. Meningkatnya ekspansi kredit ini mengantarkan LDR (loan to deposit ratio) Bank BTN meningkat menjadi 67,9% dari tahun sebelumnya yang sebesar 58,3%.   Perseroan optimis bahwa Obligasi XI yang ditawarkan ini akan terserap di pasar seperti halnya obligasi-obligasi sebelumnya. Ini dengan pertimbangan bahwa pasar perumahan di Indonesia memberikan peluang yang sangat besar untuk terus berkembang dengan masih sangat besarnya masyarakat Indonesia yang belum memilki rumah. Disamping itu kinerja Bank BTN yang terus membaik akan menjadi sinergi dalam membaiknya kemampuan bank dalam sharing pembiayaan sebagai dukungan terhadap program pembangunan perumahan nasional.   KINERJA BANK BTN TAHUN 2002 S/D 2004 (Audited)                                                                                                                                            RP. MILYAR   2002 2003                    2004 AKTIVA 27.072 26.806 26.743 KREDIT YG DISALURKAN 10.211 11.161 12.609 OBLIGASI PEMERINTAH 14.191 13.197 10.959 DANA PIHAK-III 20.322 19.386 18.570 LABA/RUGI SETELAH PAJAK 150 129 370 CAR 11,40% 12,19% 16,64% LDR 51,31% 58,27% 67,90% NPL 4,76% 3,80% 3,21% BMPK 0,00% 0,00% 0,00% ROA 1,17% 0,82% 1,83% ROE 31,10% 18,10% 40,93% NIM 2,41% 3,35% 5,32% PROFIT MARGIN 7,73% 6,13% 16,03% PDN 7,31% 1,99% 0,48%  Berdasarkan tabel di atas, tampak bahwa kinerja Bank BTN dalam 3 (tiga) tahun terakhir terus membaik. Hal ini dapat terlihat pada profitabilitas bank yang terus mengalami perbaikan. Disamping itu aktivanya tetap terjaga dengan baik  terbukti NPL (non performing loan) yang terus menurun. Ini juga dibuktikan dengan profil pendanaan dan likuiditas yang stabil disamping struktur permodalan Bank BTN yang terus membaik. Ini pula berarti manajemen Bank BTN telah berhasil membawa Bank BTN sebagai bank yang sehat dan berkembang secara baik.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130