Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


OBLIGASI BANK BTN UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN PERUMAHAN

07/08/2003
 
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) melalui penjamin pelaksana emisinya, yaitu AAA Sekurities dan Trimegah Sekurities menerbitkan obligasi perseroan sebesar Rp. 750 Milyar. Penerbitan Obligasi ini merupakan tindak lanjut dari business plan (BP) perusahaan tahun 2003. Dalam BP tersebut telah dijadwalkan bahwa Bank BTN pada semester II tahun 2003 akan menerbitkan obligasi perseroan. Obligasi yang ditawarkan dengan tingkat bunga TETAP ini telah mendapatkan peringkat dari Pefindo sebagai lembaga pemeringkat efek Indonesia. Pefindo telah memberikan peringkat BBB pada Obligasi IX Bank BTN. Penerbitan obligasi Bank BTN ini akan dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya (BES). Obligasi yang diterbitkan Bank BTN kali ini merupakan obligasi yang ke-9. Sebelumnya Bank BTN telah menerbitkan obligasi sampai seri 8 dengan total sebesar Rp. 1.350 Milyar. Obligasi yang pernah diterbitkan Bank BTN adalah Obligasi I, II, III masing-masing senilai Rp. 50 Milyar, Obligasi IV senilai Rp. 100 Milyar, Obligasi V senilai Rp. 150 Milyar, Obligasi VI senilai Rp. 350 Milyar, Obligasi VII senilai Rp. 200 Milyar dan Obligasi VIII senilai Rp. 400 Milyar. Obligasi I sampai dengan Obligasi VIII Bank BTN seluruhnya telah jatuh tempo dan tercatat oversubscribed. Hasil penjualan Obligasi Bank BTN ini seluruhnya akan dipakai oleh manajemen Bank BTN untuk mendukung pembiayaan perumahan. Permintaan akan rumah setiap tahun terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sementara kemampuan pemerintah terbatas untuk mendukung pendanaan bagi terwujudnya kebutuhan masyarakat akan rumah. Peran serta perbankan sangat diharapkan dalam pemenuhan kebutuhan rumah ini. Sebagai salah satu bagian dari industri perbankan Indonesia, Bank BTN mengambil peran untuk terus menjadi yang terkemuka dalam bidang pembiayaan perumahan. Dengan tetap berpegang pada core businessnya di bidang pembiayaan perumahan, Bank BTN akan mempertegas misinya untuk menjadi bank yang terkemuka dan menguntungkan dalam bidang pembiayaan perumahan dan industri turutannya. Penjualan dari obligasi inilah yang diharapkan dapat memperkuat struktur pendanaan Bank BTN guna mendukung pembiayaan perumahan tersebut. Berdasarkan data kinerja Bank BTN dalam 3 (tiga) tahun terakhir dan per 31 Maret 2003 tampak bahwa bank ini mempunyai kinerja perusahaan yang terus membaik. Dari sisi Asset misalnya, secara berturut-turut Asset Bank BTN akhir tahun 2000 (audited), 2001 (audited) dan 2002 (audited) adalah sebesar Rp. 23.950 Milyar, Rp. 26.509 Milyar dan Rp. 27.072 Milyar pada tahun 2002. Asset Bank BTN per 31 Maret 2003 adalah sebesar Rp. 26.533 Milyar. Dari sisi Laba juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada periode yang sama Bank BTN dapat memupuk laba masing-masing sebesar (Rp. 1.414 Milyar), Rp. 121 Milyar dan Rp. 303 Milyar dalam tahun 2002. Laba Bank BTN s/d Maret 2003 adalah sebesar Rp. 98,5 Milyar. Dana Pihak Ketiga Bank BTN juga menunjukkan adanya pertumbuhan. Pada periode yang sama dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun Bank BTN masing-masing sebesar Rp. 16.695 Milyar, Rp. 19.783 Milyar dan Rp. 20.538 Milyar pada tahun 2002. Dana Pihak Ketiga Bank BTN per Maret 2003 adalah sebesar Rp. 19.708 Milyar. Kemudian Kredit yang diberikan juga menunjukkan adanya pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada periode yang sama kredit yang disalurkan masing-masing sebesar Rp. 7.674 Milyar, Rp. 8.412 Milyar dan Rp. 10.211 Milyar pada tahun 2002. Kredit Bank BTN per 31 Maret 2003 adalah sebesar Rp. 10.457 Milyar. Sementara dari sisi kesehatan bank dapat dilihat dari CAR, NPL, LDR, ROA, ROE maupun BMPK yang seluruhnya telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130