Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Pacu Fungsi Intermediasi

04/03/2005
 
Sebagai lembaga perbankan, PT Bank Tabungan Negara(BTN) dituntut menjalankan fungsi intermediasi dengan baik. Bank yang mengkhususkan diri mengani perumahan tersebut harus menyalurkan kredit perumahan sesuai target.   Jakarta, Bisnis RM             Fungsi intermediasi Bank Tabungan Negara(BTN) sudah berjalan baik seperti dari rencana alokasi kredit tahun 2004 sebesar Rp. 3,3 triliun yang berhasil tersalurkan Rp. 3,9 triliun.             “Kemampuan BTN menyalurkan dana sebesar itu membuktikan fungsi intermediasi telah berjalan dengan baik, bahkan berdasarkan rencana kerja anggaran 2000-2004 unutk kredit ternyata seluruhnya melampaui target,” kata Kodradi di Jakarta belum lama ini.             Dari kredit yang dilaokasikan, untuk Rumah Sederhana Sehat (RSH) semula dianggarkan untuk 60ribu unit 30% atau senilai Rp. 1,32 triliun tahun 2004 dari sasaran nasional 200 ribu unit RSH. Realisasi melebihi target mencapai 68.747 unit RSH dengan nilsi Rp. 1,7 trililun. Dengan demikian Bank BTN bermanfaat bagi seluruh stakeholder terutama dalam mendukung program sejuta rumah.             Mengenai da tanggapan bunga tinggi, menurut Kodradi, hal itu tidak benar karena pernah ada bank yang melakukan sindikasi ternyata bunga kredit yang ditawarkan Bank BTN masih dapat disesuaikan sampai 14%.             KPR yang pada pertengahan 2000 masih 22-25%, pada saat itu menurut Kodradi telah berhasil ditekan mencapai 13,5 sampai 14,5%.             Mengenai bunga dari obligasi yang akan diterbitkan, menurut Kodradi, apabila obligasi sebelumnya memiliki bunga 12,5-12,6%, maka nantinya diharapkan 10,5% sehingga bunga kredit dapat turun dari yang berlaku saat ini.             Layanan KPR yang ditawarkan Bank BTN meliputi rumah subsidi yang merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk tipe RSH bagi masyarakat yang berpenghasilan kurang dari Rp. 1,5 juta sedangkan rumah menengah ke atas ditawarkan dengan KPR dengan bunga pasar.             Berdasarkan perkiraan untuk rumah tipe RSH dalam jangka waktu 10 tahun mendatang belum dapat diserahkan melalui mekanisme pasar untuk melindungi masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan rumah, kata Kodradi.imq
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130